Siswa SMA Negeri Semarang Retak Tulang Pipi Dihajar Adik Kelas, Orang Tua Lapor ke Polrestabes

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Jun 2026 12:10 32 Admin Faktanusantara

SEMARANG, Faktanusantara.co.id// – Dugaan kekerasan di sekolah kembali terjadi. NYK, siswa kelas 11 salah satu SMA negeri di Kota Semarang, diduga dianiaya adik kelasnya berinisial AF, siswa kelas 10. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah di wajah hingga harus dioperasi.

Insiden bermula Kamis, 7 Mei 2026. Saat itu NYK hendak mencari temannya di kelas lain dan berpapasan dengan sekelompok adik kelas. Ketika bertanya, NYK justru mendapat jawaban yang dianggap meledek. Karena tidak terima, NYK menegur rombongan tersebut.

Tak lama kemudian, NYK menerima pesan singkat dari salah satu adik kelas yang diduga berisi tantangan duel. Mengutamakan keselamatan dan menilai hal itu tidak penting, NYK memilih mengabaikan ajakan tersebut.

Esoknya, Jumat 8 Mei 2026, NYK diajak ke belakang sekolah dengan alasan menyelesaikan masalah agar tidak berlarut. Berniat baik, NYK datang lebih dulu sebelum AF tiba di lokasi.

Begitu bertemu, NYK justru berinisiatif meminta maaf atas tegurannya sehari sebelumnya. Permintaan maaf itu disampaikan berulang kali untuk meredam salah paham. Namun, sikap itu diduga diartikan pelaku sebagai bentuk ketakutan.

AF yang diketahui merupakan atlet tinju langsung memukuli NYK bertubi-tubi hingga korban terjatuh. Meski NYK sudah roboh dan berulang kali memohon ampun, pelaku tetap melayangkan pukulan. Di tengah kejadian, pelaku bahkan sempat menantang ronde kedua dan menghalangi teman korban yang hendak membantu.

Akibat pukulan ke bagian vital wajah, NYK sempat kejang dan pingsan di lokasi sebelum akhirnya ditolong teman-temannya.

Usai kejadian, korban dibawa ke rumah salah satu teman untuk penanganan awal. NYK sempat dibawa ke klinik terdekat, namun ditolak karena lukanya terlalu parah. Korban baru diantar pulang sekitar pukul 23.00 WIB.

Melihat kondisi anaknya, orang tua NYK langsung membawanya ke RS Columbia Asia Semarang. Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban mengalami keretakan serius pada tulang pipi. Karena cedera berat, NYK harus masuk perawatan intensif dan menjalani operasi bedah.

Diana, ibu korban, mengaku terpukul melihat kondisi putranya pascaoperasi. Ia mendesak sekolah mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan AF. Menurut Diana, tindakan pelaku sudah melewati batas kenakalan remaja biasa.

“Ini bukan bullying biasa. Ini sudah premanisme dan tindak kriminal. Atlet bela diri menyerang siswa yang tidak melawan hingga tulang wajah retak dan harus operasi. Ini tidak boleh ditoleransi di dunia pendidikan,” tegas Diana.

Untuk mencari keadilan, Diana resmi melaporkan kasus ini ke Unit PPA Polrestabes Semarang. Keluarga korban didampingi LBH Ratu Adil agar proses hukum berjalan tuntas dan transparan.

Diana menyampaikan terima kasih kepada Polrestabes Semarang yang dinilai responsif menangani kasus yang menimpa anaknya.
(Tim)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA