DEMAK , Faktanusantara.co.id — Kepolisian Resor Demak melakukan pengamanan intensif dalam rangka rangkaian ibadah Jumat Agung hingga perayaan Paskah di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Demak.
Sebanyak 240 personel disiagakan dan ditempatkan di berbagai lokasi strategis untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung tertib, aman, dan lancar. Pola pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, meliputi penjagaan di lingkungan gereja, pengaturan lalu lintas, hingga patroli di sekitar area ibadah.

Selain itu, langkah pencegahan juga dilakukan melalui kegiatan sterilisasi gereja sebelum ibadah dimulai. Petugas menyisir area untuk memastikan tidak ada benda berbahaya atau hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah.
Plt. Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara optimal meski situasi di Demak selama ini relatif aman dan masyarakatnya dikenal menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Kondisi daerah memang kondusif, namun kami tetap meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan keamanan,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, potensi ancaman yang diantisipasi tidak hanya kejahatan umum, tetapi juga kemungkinan gangguan lain yang dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan umat dalam beribadah.
Seluruh personel telah ditempatkan sesuai dengan tingkat kerawanan di masing-masing lokasi.

Selain itu, patroli dan pengawasan di sekitar gereja juga ditingkatkan guna menjaga situasi tetap terkendali.
Lebih lanjut, Nu’man menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kebebasan masyarakat untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, Polres Demak juga bekerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, serta pihak keamanan internal gereja untuk memperkuat pengamanan secara menyeluruh. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Ia juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama, sehingga perayaan keagamaan dapat berlangsung dengan damai.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung hingga Paskah di Demak dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tutupnya.
Tidak ada komentar