Tipu Rental Motor Lewat WhatsApp, Pria Jakarta Diciduk Polisi di Palmerah

waktu baca 2 menit
Minggu, 14 Jun 2026 21:54 7 Redaksi

GARUT, Faktanusantara.co.id// – Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Polres Garut berhasil menangkap pria berinisial A.J., 30 tahun, yang diduga menipu pemilik rental motor di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Korban kehilangan satu unit sepeda motor milik usahanya.

Penangkapan dilakukan setelah korban melacak keberadaan pelaku hingga ke wilayah Palmerah, Jakarta Barat, lalu berkoordinasi dengan kepolisian.

Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, S.H. menjelaskan, kasus bermula Kamis 11 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Korban yang mengelola usaha rental mendapat pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku dari Jakarta dan ingin menyewa motor.

Setelah bertemu di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Haurpanggung, Tarogong Kidul, korban menyerahkan Honda PCX tahun 2021 untuk disewa 1 hari dengan tarif Rp195 ribu.

Jumat 12 Juni 2026 sekitar pukul 05.00 WIB, korban mengecek GPS yang dipasang di motor dan mendapati perangkat sudah tidak aktif. Berbekal data identitas penyewa, korban kemudian mencari sampai ke Palmerah, Jakarta Barat.

Sekitar pukul 17.00 WIB, korban melihat terduga pelaku sedang mengamen dan langsung menghubungi Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul. Anggota yang mendapat laporan langsung bergerak ke lokasi, mengamankan pelaku, lalu membawanya ke Garut untuk proses hukum.

Dari pemeriksaan sementara, A.J. mengaku beraksi bersama rekannya berinisial F. Keduanya diduga membawa kabur motor setelah merusak dan melepas GPS yang terpasang.

Sampai saat ini, polisi masih memburu rekan pelaku berinisial F. Akibat kejadian ini korban rugi materi sekitar Rp28 juta. Pelaku sudah diamankan untuk diperiksa, sementara motor belum ditemukan.

Penyidik juga sudah memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi bukti. AKP Agus Kustanto menegaskan penyelidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap pelaku lain dan menemukan barang bukti.

“Untuk pelaku usaha rental kendaraan, harap lebih teliti saat verifikasi identitas penyewa dan gunakan sistem pengamanan tambahan agar kejadian serupa tidak terulang,” imbau AKP Agus kepada media.
(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA