
DEMAK, Faktanusantara.co.id//— Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Polres Demak menggelar latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di lingkungan Kantor Bupati Demak, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan aparat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam skenario latihan, diperagakan aksi unjuk rasa yang melibatkan sekitar 5.000 orang. Massa digambarkan datang dari berbagai daerah dengan membawa aspirasi terkait penurunan harga kebutuhan pokok.
Simulasi kemudian berkembang menjadi situasi yang memanas ketika massa merasa tidak puas terhadap respons pemerintah. Ketegangan meningkat hingga terjadi aksi dorong antar massa dan petugas, disertai pelemparan benda serta pembakaran ban di depan kantor pemerintahan.

Menghadapi kondisi tersebut, aparat gabungan dari berbagai satuan, mulai dari Dalmas hingga unit penindakan, diterjunkan untuk mengendalikan situasi. Penanganan dilakukan secara bertahap, terukur, dan sesuai prosedur hingga keadaan kembali aman.
Bupati Demak, Eisti’anah, menegaskan bahwa latihan ini penting untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menjaga stabilitas daerah, terutama saat momentum yang berpotensi memicu kerawanan.
“Persiapan pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi personel maupun sarana pendukung,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kebersamaan dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra meminta seluruh personel mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh agar mampu memahami tugas masing-masing saat menghadapi situasi nyata.
Menurutnya, latihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan fisik, mental, serta keterampilan personel dalam merespons berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas, tetapi untuk memastikan setiap anggota siap bertindak cepat, tepat, dan profesional,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapsiagaan aparat tidak hanya difokuskan pada wilayah Demak, namun juga mencakup kemungkinan dukungan ke daerah lain jika diperlukan.
Dengan latihan ini, Polres Demak optimistis dapat menjaga keamanan wilayah sehingga masyarakat tetap merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
(Humas)
Tidak ada komentar