Ratusan Gamer Ramaikan Turnamen MLBB Polres Semarang di Benteng Willem II

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 10:16 8 Admin Faktanusantara

Polres Semarang, Faktanusantara.co.id// Polda Jawa Tengah, sukses menyelenggarakan turnamen e-sport Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) sebagai sarana pembinaan generasi muda sekaligus memperkuat ekosistem komunitas digital.

kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 25–26 April 2026, di Benteng Willem II.
Sebanyak 320 peserta yang tergabung dalam 64 tim dari berbagai wilayah Kabupaten Semarang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya minat anak muda terhadap dunia e-sport yang terus berkembang. Untuk menambah semarak, panitia menyiapkan total hadiah senilai Rp11 juta serta berbagai doorprize menarik.

Turnamen ini secara resmi dibuka oleh Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., yang didampingi jajaran Pejabat Utama Polres Semarang. Acara juga dihadiri Ketua KONI Kabupaten Semarang Dody Prasetyo, SH., serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Semarang.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan sejak hari pertama. Ia menegaskan bahwa e-sport bukan sekadar kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi wadah membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, dan melatih kerja sama tim.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era digital yang semakin maju, termasuk perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan. Para peserta diimbau untuk memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

Selain itu, Kapolres mengingatkan tentang meningkatnya potensi kejahatan siber, seperti penipuan online dan penyalahgunaan teknologi.

Oleh karena itu, komunitas e-sport diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan teknologi yang aman dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, Polres Semarang berharap dapat melahirkan komunitas e-sport yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sinergi antara aparat dan generasi muda diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang kondusif.

Dalam turnamen tersebut, tim RXM berhasil meraih juara pertama, disusul Renzhu Ayam di posisi kedua, Pasukan Senyap di peringkat ketiga, dan Pitik Ungaran sebagai juara keempat.

Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dody Prasetyo, memberikan apresiasi atas terselenggaranya ajang ini. Ia menilai turnamen tersebut menjadi wadah pembinaan atlet e-sport daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Bahkan, menurutnya, salah satu atlet asal Kabupaten Semarang telah mengikuti ajang e-sport di Malaysia.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis Polri dapat menjangkau generasi muda melalui ruang kreatif berbasis digital, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
(***)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA