SALATIGA, Faktanusantara.co.id// – Faktanusantara.co.id — Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong percepatan pembangunan Exit Tol Pattimura yang diproyeksikan menjadi pintu baru dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Proyek tersebut kini resmi memasuki tahap awal, ditandai dengan penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi dan pengawasan teknis pembangunan On/Off Ramp Pattimura pada ruas Tol Semarang–Solo tahun 2026.

Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Rapat Teak Tree, Rabu (1/4/2026), dengan melibatkan PT Trans Marga Jateng sebagai pengelola jalan tol dan PT Adhi Karya sebagai pelaksana proyek. Acara ini turut dihadiri Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, jajaran Forkopimda, DPRD, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan bahwa keberadaan akses tol baru ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus membuka potensi ekonomi baru.
“Pembangunan akses Tol Pattimura menjadi langkah penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui kelancaran mobilitas, distribusi barang, serta peningkatan daya tarik investasi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Rajudi, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan dampak luas bagi pengembangan wilayah.
“Pembangunan akses ini bukan hanya soal jalan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di kawasan sekitar,” katanya.
Selain melibatkan kontraktor utama, proyek ini juga didukung oleh konsultan teknik seperti PT Seecons. Kolaborasi berbagai pihak ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis di Kota Salatiga.
Dengan dimulainya proyek Exit Tol Pattimura, pemerintah optimistis kawasan di sekitarnya akan berkembang menjadi pusat ekonomi baru, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
(***)
Tidak ada komentar