Banjir Kembali Rendam Krajan Leyangan, Warga Desak Penanganan Sungai dan Evaluasi Tambang Galian C

waktu baca 2 menit
Jumat, 1 Mei 2026 14:55 12 Admin Faktanusantara

Ungaran Timur, Faktanusantara.co.id// – Genangan air kembali mengganggu aktivitas warga di RT 03 RW 02 Krajan, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (30/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB. Luapan air berasal dari sungai di sekitar Gang Batak, tepatnya di dekat rumah salah satu warga.

Peristiwa ini disebut warga sebagai kejadian berulang yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Mereka menilai kondisi sungai yang semakin dangkal akibat penumpukan sedimen menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir.

Selain itu, aktivitas penambangan galian C di kawasan hulu juga disorot warga. Kegiatan tersebut diduga turut memperparah sedimentasi karena material tanah terbawa aliran air menuju sungai.

“Kalau hujan deras, kami selalu khawatir. Sungai cepat penuh endapan, lalu meluap ke permukiman,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai hingga kini belum ada upaya nyata dari pihak terkait untuk melakukan normalisasi sungai maupun perbaikan talud yang dinilai sudah tidak lagi mampu menahan debit air.

Mereka berharap pemerintah desa dan daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk meninjau kembali aktivitas galian C yang diduga berkontribusi terhadap kondisi sungai saat ini.

“Kami ingin ada tindakan nyata, supaya banjir tidak terus terjadi setiap musim hujan,” tambahnya.

Sampai berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Desa Leyangan maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan banjir serta dugaan dampak aktivitas penambangan di wilayah tersebut.

Warga berharap adanya normalisasi sungai dan pengawasan lebih ketat terhadap kegiatan tambang agar kejadian serupa tidak terus berulang di masa mendatang.
(***)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA