Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali, Menko Polkam Dorong Kompetisi Positif Antar Daerah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 20:15 23 Redaksi

Yogyakarta, Faktanusantara.co.id//, – Pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah untuk terus membangun budaya kompetisi yang sehat sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan nasional.

 

Pesan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dalam acara Malam Apresiasi Anugerah Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat (5/6/2026).

 

Dalam kegiatan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri tersebut, Menko Polkam bersama sejumlah pejabat negara menyerahkan penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik.

 

Turut hadir Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Ketua Komisi II DPR RI Rifqnizamy Karsayuda, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.

 

Djamari Chaniago menilai capaian berbagai daerah saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup merata. Menurutnya, selisih nilai yang relatif tipis antar peserta mencerminkan meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan di berbagai wilayah.

 

Karena itu, semangat kompetisi yang konstruktif perlu terus dipertahankan guna mendorong inovasi dan peningkatan kinerja.

 

Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diterima bukanlah akhir dari perjalanan pembangunan daerah.

 

Sebaliknya, prestasi tersebut harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki pelayanan, mempertahankan capaian yang telah diraih, dan menghadirkan terobosan baru demi kepentingan masyarakat.

 

Menko Polkam juga mengajak seluruh unsur pemerintahan daerah untuk memperkuat sinergi dan menjaga persatuan.

 

Menurutnya, keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa program penghargaan ini dilaksanakan secara nasional melalui enam regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua.

 

Pemerintah juga menyiapkan insentif fiskal bagi daerah yang berhasil meraih predikat terbaik.

 

Menurut Tito, proses penilaian dilakukan secara objektif dengan memanfaatkan data resmi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Mekanisme tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem evaluasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Sebagai tuan rumah penyelenggaraan regional Jawa-Bali, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengingatkan bahwa penghargaan tidak boleh membuat pemerintah daerah cepat berpuas diri.

 

Ia menekankan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan tanpa mengenal batas waktu.

 

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Kemenko Polkam, di antaranya Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, para deputi, serta staf khusus Menko Polkam.

 

Selain itu, hadir pula para gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, dan unsur Forkopimda dari berbagai daerah di wilayah Jawa dan Bali yang mengikuti rangkaian kegiatan penghargaan tersebut.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA