Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta Picu Kekhawatiran Publik, Desakan Penyelidikan Menguat

waktu baca 2 menit
Minggu, 26 Apr 2026 18:35 13 Admin Faktanusantara

YOGYAKARTA, 26 April 2026, Faktanusantara.co.id//– Isu dugaan tindakan kekerasan terhadap anak di salah satu tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta memicu keresahan luas di tengah masyarakat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua agar lebih selektif dalam menentukan tempat penitipan, terutama bagi anak usia dini yang masih sangat rentan.

Kecaman dari Komunitas Hukum
Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Minggu (26/04/2026) di Kantor Advokat Eshar dan Rekan, Yusuf Randie, S.H., selaku Direktur sekaligus Ketua Dopper Shooting Club, menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan tindakan yang dilakukan oleh oknum pengasuh.

Ia menilai peristiwa tersebut mencerminkan kelalaian serius dalam menjaga amanah yang diberikan oleh orang tua.

“Pengelola daycare, baik dari pihak yayasan, manajemen hingga pengasuh, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keselamatan anak. Dugaan kejadian ini sangat disayangkan karena justru membahayakan anak yang seharusnya dilindungi,” ujar Yusuf, didampingi Tri Hartati, S.H.

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap anak harus diproses secara hukum dengan tegas demi memberikan efek jera serta keadilan bagi korban.

Dorongan Penanganan Serius Aparat
Yusuf juga meminta aparat kepolisian, khususnya Polresta Yogyakarta dan Polda DIY, untuk segera melakukan penyelidikan secara komprehensif. Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat diperiksa secara transparan agar kasus ini dapat diungkap dengan jelas.

Imbauan bagi Orang Tua
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf turut mengingatkan para orang tua agar tidak mudah tergiur dengan biaya murah atau promosi yang menarik dalam memilih daycare.

Ia menyarankan agar orang tua memastikan legalitas operasional, serta menelusuri rekam jejak dan reputasi tempat penitipan melalui lingkungan sekitar.

Senada dengan itu, Ayup Oktavian Putra Bahtiyar, S.H. dari YLBH Dopper menekankan pentingnya aspek keamanan dan kenyamanan bagi anak. Menurutnya, lingkungan yang sehat secara fisik dan psikologis harus menjadi prioritas utama, disertai pengawasan yang berkelanjutan dari berbagai pihak.

Sementara itu, Tias Sigit Kusumo Putro dari Yayasan Cahaya Baru Dopper menilai kasus ini perlu dijadikan momentum untuk memperkuat sistem perlindungan anak, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dihadiri Awak Media
Konferensi pers tersebut turut dihadiri sejumlah jurnalis dari berbagai media. Para narasumber berharap kasus ini dapat segera terungkap secara tuntas sekaligus menjadi pemicu perbaikan standar layanan penitipan anak agar lebih aman dan terpercaya di masa mendatang.
(***)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA