
Gunungkidul, Faktanusantara.co.id//, – Masyarakat Padukuhan Pulegundes 1 dan Pulegundes 2 kembali melaksanakan tradisi bersih telaga di kawasan Telaga Kedung Buntung pada Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi wujud kepedulian warga terhadap lingkungan sekaligus ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Sejak pagi hari, puluhan warga berkumpul dan mengikuti kirab budaya menuju lokasi telaga. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Tradisi ini rutin digelar menjelang pelaksanaan bersih dusun sebagai bagian dari kearifan lokal yang masih dijaga hingga kini.
Sekitar 50 peserta yang mewakili sembilan RT dari dua padukuhan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Mereka bersama-sama membersihkan area telaga yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sekitar, terutama bagi sektor pertanian.
Kirab budaya yang mengawali acara menghadirkan nuansa tradisional khas Jawa. Selain menjadi bagian dari pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga.
Dukuh Pulegundes 1, Pardiyem, menjelaskan bahwa tradisi bersih telaga merupakan peninggalan leluhur yang terus dipertahankan oleh masyarakat setempat.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna mendalam sebagai bentuk doa dan harapan agar warga selalu diberikan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Ia menambahkan, mayoritas warga menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.
Karena itu, masyarakat berharap hasil panen ke depan semakin baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Semoga hasil panen warga semakin meningkat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Tercatat sekitar 400 kepala keluarga menetap di wilayah Pulegundes 1 dan Pulegundes 2.
Selain berprofesi sebagai petani, sebagian warga juga bekerja di sektor pariwisata, perusahaan swasta, serta instansi pemerintahan.
Meski hasil panen tahun ini dinilai cukup baik, para petani masih menghadapi sejumlah kendala, seperti serangan hama tanaman dan gangguan satwa liar yang kerap merusak lahan pertanian.
Namun kondisi tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk terus berusaha dan bersyukur.
Kegiatan yang dipusatkan di area lapangan voli kompleks Telaga Kedung Buntung berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
Warga dari berbagai kalangan hadir mengikuti acara, menjadikan tradisi ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga warisan budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Melalui tradisi bersih telaga, warga Pulegundes menunjukkan komitmen dalam melestarikan nilai-nilai gotong royong, menjaga lingkungan, serta mempertahankan budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
Tradisi ini diharapkan terus menjadi simbol kebersamaan dan harapan bagi kemajuan masyarakat desa.
(***)
Tidak ada komentar