Pengamanan Maksimal, Ibadah Paskah di Wonogiri Berlangsung Aman dan Tertib

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 13:15 8 Redaksi

Wonogiri, Faktanusantara.co.id// — Aparat kepolisian dari Polres Wonogiri mengawal pelaksanaan ibadah Minggu Paskah di sejumlah gereja yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten, Minggu (5/4/2026) sejak pagi hari. Langkah ini dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang, aman, dan penuh kekhusyukan.

Perayaan Paskah dilaksanakan di beberapa kecamatan seperti Baturetno, Manyaran, Giriwoyo, Batuwarno, Kismantoro, Sidoharjo, Selogiri, hingga Pracimantoro. Jumlah jemaat yang hadir berbeda di tiap lokasi, mulai dari puluhan hingga ratusan orang, dengan total keseluruhan mencapai ribuan peserta.

Di wilayah Baturetno, ibadah di Gereja Kristen Jawa (GKJ) setempat diikuti sekitar 100 jemaat dan dipimpin oleh Pendeta Dyan Sunu Prakosa. Sementara itu, Gereja Santo Ignatius Danan di Kecamatan Giriwoyo menjadi salah satu titik dengan jumlah jemaat terbesar, yakni sekitar 450 orang. Di Kecamatan Manyaran, Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus dihadiri kurang lebih 150 jemaat. Di kecamatan lainnya, jumlah kehadiran berkisar antara 20 hingga 150 orang.

Pengamanan dilakukan oleh personel kepolisian dari masing-masing Polsek yang berkoordinasi dengan TNI serta pihak gereja. Sebelum ibadah dimulai, petugas melakukan pengecekan dan sterilisasi area gereja, baik di dalam maupun di lingkungan sekitar, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Selain penjagaan terbuka, aparat juga menerapkan pengamanan tertutup sesuai prosedur yang berlaku, serta melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung guna memastikan situasi tetap terkendali.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dilakukan secara optimal sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama yang baik antara aparat keamanan, pengurus gereja, serta masyarakat.

Menurutnya, upaya sterilisasi dan peningkatan kewaspadaan menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan berlangsung.

Dengan adanya pengamanan yang menyeluruh, umat Kristiani di Wonogiri dapat merayakan Paskah dengan rasa aman dan penuh khidmat.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA