Penutupan Total Gombel Lama Mulai 14 April, Warga Diminta Taat Pengalihan Arus

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Apr 2026 08:47 7 Redaksi

SEMARANG, FAKTANUSANTARA..CO.ID// — Pemerintah akan menutup sepenuhnya Jalan Gombel Lama mulai 14 April 2026. Kebijakan ini bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan langkah penanganan serius demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Penutupan dilakukan menyusul kondisi jalan yang mengalami penurunan tanah dan rawan longsor. Perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembongkaran badan jalan, penguatan struktur dasar, hingga pembenahan sistem drainase. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar tujuh bulan.

Langkah ini dipandang sebagai upaya melindungi masyarakat dari potensi risiko yang lebih besar. Jalan yang rusak dan tetap difungsikan berisiko memicu kecelakaan hingga kerugian material.
Selama pengerjaan berlangsung, arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Setiabudi atau Gombel Baru yang akan diberlakukan dua arah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan, khususnya pada jam-jam sibuk, sehingga pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati dan mengatur waktu perjalanan.

Untuk mengurangi beban lalu lintas, kendaraan berat seperti truk diarahkan melalui Tol Banyumanik–Jatingaleh. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kepadatan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di jalur alternatif.
Di sisi lain, masyarakat berharap pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dapat menyampaikan informasi secara jelas dan merata, khususnya kepada warga yang terdampak langsung proyek tersebut.

Salah satu warga, Adhi (48), mengaku mendukung kebijakan tersebut, namun berharap akses bagi warga sekitar tetap diperhatikan. Ia menyebut penutupan jalan membuat mobilitas menjadi lebih terbatas karena harus memutar untuk beraktivitas.

Meski demikian, penutupan ini juga dipahami sebagai investasi jangka panjang. Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan Jalan Gombel Lama akan menjadi lebih kokoh, aman, dan tahan terhadap potensi bencana di masa mendatang.

Masyarakat pun diharapkan turut berperan aktif dengan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, mengikuti rambu-rambu, serta bersabar selama proses pengerjaan berlangsung agar kebijakan ini dapat berjalan lancar dan optimal.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA