Pria Tanpa Identitas Tewas Misterius di Pinggir Pantura Demak, Luka di Wajah Jadi Petunjuk

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Okt 2026 09:48 41 Redaksi

 

DEMAK, Faktanusantara co.id// – Sebuah penemuan mayat pria menggegerkan warga di jalur Pantura Kudus-Demak, Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Demak. Pria tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa di tepi jalan. Saat ini Polres Demak masih menyelidiki penyebab kematiannya.

Korban belum teridentifikasi. Polisi memperkirakan usianya sekitar 25 tahun. Jenazahnya kemudian dibawa untuk diautopsi di RS Bhayangkara Semarang.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan ada banyak luka di tubuh korban. Luka itu terlihat di bagian pelipis sebelah kanan, dahi, kedua mata, pipi kanan, mulut, hingga lecet pada jari kaki.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Arlan Budi Kusuma, menyampaikan bahwa pihaknya masih bekerja untuk mengungkap kasus ini.

“Saat ini jenazah masih diautopsi. Hasilnya nanti akan jadi dasar kami untuk mengetahui penyebab kematian. Sambil menunggu, kami terus kumpulkan keterangan saksi dan bukti dari lapangan,” ujar Arlan di Mapolres Demak, Rabu (14/10/2026).

Arlan menerangkan kronologi awal berdasarkan keterangan saksi. Peristiwa itu terjadi Selasa (13/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Seorang saksi yang saat itu berada di sebuah warung makan dekat lokasi mengaku mendengar teriakan dari seorang pengemudi yang mengatakan ada perkelahian.

Saksi pun keluar warung untuk mengecek. Namun, begitu didekati, beberapa orang yang berada di sana langsung pergi. Mereka disebut-sebut sempat berteriak menuduh korban sebagai pencuri aki.

Setelah itu saksi melapor ke Polsek Wonosalam. Tidak lama berselang, petugas bersama tim terkait datang untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saksi lain menyebut melihat rombongan orang itu pergi menggunakan sepeda motor Honda Vario warna merah. Keterangan tersebut kini sedang didalami penyidik.

Sementara itu, tim PSC 119 Demak yang tiba di lokasi melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban sudah meninggal di tempat. Jenazah lalu dibawa dulu ke RSUD Sunan Kalijaga Demak sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara Semarang untuk autopsi.

“Kami sudah minta keterangan dari sejumlah saksi dan terus kumpulkan informasi. Tujuannya supaya identitas korban, motif kejadian, dan siapa yang bertanggung jawab bisa segera terungkap,” kata Arlan.

Terkait tuduhan pencurian aki, Arlan menegaskan hal itu belum bisa disimpulkan sebagai penyebab kematian.

“Tuduhan itu masih kami dalami. Belum ada kesimpulan apakah ada kaitannya dengan kematian korban,” jelasnya.

Polisi berharap hasil autopsi dapat memberi titik terang. Warga yang mengetahui kejadian ini juga diminta aktif melapor.

“Kami bekerja berdasarkan fakta dan bukti. Kami masih dalami semua keterangan saksi dan menunggu hasil autopsi. Masyarakat yang punya informasi silakan disampaikan ke kepolisian,” tutup Arlan.

Redaksi/Hms

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA