
DEMAK, Faktanusantara co id// – Berdasar aduan masyarakat soal maraknya miras oplosan “Es Moni”, Sat Samapta Polres Demak menggelar razia penyakit masyarakat di wilayah Demak, Rabu malam 18 Juni 2026.

Operasi dipimpin Kasat Samapta AKP Setiyo. Sasaran petugas kali ini sebuah rumah milik BA, 32 tahun, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, yang diduga jadi tempat penyimpanan dan peredaran minuman keras.
Hasil penggeledahan, polisi mendapati 56 botol miras pabrikan berbagai merek serta tiga galon miras tradisional yang diduga dipakai sebagai bahan campuran Es Moni. Semua barang bukti langsung diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
AKP Setiyo menyebut razia ini merupakan respon cepat atas laporan yang masuk ke Call Center 110 Polri dan WhatsApp pengaduan Kapolres Demak 087764792256.

“Kami menindaklanjuti setiap informasi dari warga. Laporan mengarah pada peredaran Es Moni yang meresahkan, jadi langsung kami grebek lewat razia,” jelas AKP Setiyo di Mapolres Demak, Kamis pagi 18 Juni 2026.
Menurutnya, peran aktif warga sangat penting membantu polisi menjaga kamtibmas. Ia mengapresiasi masyarakat yang berani melapor bila melihat potensi gangguan keamanan di lingkungannya.
Selain puluhan botol miras pabrikan, petugas juga menyita tiga galon miras tradisional yang diduga akan diracik jadi miras oplosan.
“Dari lokasi kami amankan 56 botol miras pabrikan dan 3 galon miras tradisional yang diduga bahan baku Es Moni. Barang bukti sudah kami sita untuk penyelidikan dan tindak lanjut,” katanya.
AKP Setiyo menegaskan peredaran miras oplosan jadi perhatian serius Polres Demak karena rawan membahayakan kesehatan dan keselamatan jiwa.
“Kandungan Es Moni tidak terukur, berisiko tinggi bagi kesehatan. Peredarannya juga bisa memicu gangguan kamtibmas lain. Karena itu penindakan terhadap pelaku miras ilegal akan terus kami lakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan operasi pekat akan digencarkan rutin, tidak hanya menyasar miras tapi juga penyakit masyarakat lain yang meresahkan warga Demak.
“Kami tidak beri ruang untuk miras ilegal maupun pekat lainnya di Demak. Razia akan terus berjalan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
AKP Setiyo berharap warga tetap aktif memberi informasi ke polisi bila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Dengan dukungan masyarakat, kami yakin Demak tetap aman, kondusif, dan bermartabat sebagai Kota Wali,” tutup AKP Setiyo.
Munthohar_Ershi
Tidak ada komentar