Kobra Masuk Permukiman, Damkar Bungbulang Lakukan Evakuasi di Rumah Warga Cihikeu

waktu baca 2 menit
Minggu, 10 Mei 2026 22:54 15 Redaksi

Garut, Faktanusantara.co.id//, – Warga Kampung Cinta Resmi, RT 001 RW 003, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dibuat panik setelah seekor ular kobra ditemukan berada di teras rumah warga pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Ular berbisa tersebut diketahui pertama kali oleh pemilik rumah bernama Dedi. Ia mengaku sempat terkejut ketika melihat benda menyerupai kabel di dekat pintu rumahnya. Namun saat didekati, hewan itu langsung mengangkat kepala dan mengeluarkan suara desisan.

 

“Saya kaget, awalnya dikira kabel hitam. Pas didekati ternyata ular dan langsung berdiri sambil mendesis,” ungkap Dedi.

 

Karena khawatir membahayakan keluarga dan warga sekitar, Dedi memilih tidak menangani sendiri dan segera meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) UPT Wilayah 2 Bungbulang.

 

Tak lama setelah laporan diterima, petugas Damkar tiba di lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi khusus, termasuk tongkat penjepit ular dan alat pelindung diri.

 

Proses penanganan dilakukan secara hati-hati agar ular tetap terkendali tanpa mengalami luka.

Sekitar 39 menit proses evakuasi berlangsung hingga akhirnya ular kobra berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam karung pengaman untuk dibawa ke markas Damkar.

 

Kepala UPT Damkar Wilayah 2 Bungbulang, Yaumal Asri, S.E., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada apabila menemukan hewan berbisa di sekitar rumah.

 

Menurutnya, warga sebaiknya tidak mencoba menangkap ular sendiri karena berisiko membahayakan keselamatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan semak atau tumpukan barang yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.

 

Selain itu, penggunaan cairan pembersih beraroma tajam juga dinilai dapat membantu mengurangi keberadaan ular di sekitar rumah.

 

Saat ini ular kobra tersebut telah diamankan sementara di pos Damkar sebelum nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari kawasan permukiman warga.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA