Pengprov Ferkushi Riau Gelar Rapat Perdana, Fokus Persiapan Atlet dan Pengembangan Kurash di Daerah

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Jun 2026 23:18 9 Redaksi

Pekanbaru, Faktanusantara.co.id//, – Setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Pengurus Besar Federasi Kurash Indonesia (PB Ferkushi), Pengurus Provinsi Federasi Kurash Indonesia (Pengprov Ferkushi) Riau masa bakti 2026–2030 langsung menggelar rapat koordinasi perdana pada Selasa (16/6/2026) di salah satu ruang pertemuan di Pekanbaru.

 

Rapat yang dihadiri jajaran pengurus harian tersebut menjadi momentum awal untuk menyusun program kerja organisasi sekaligus memperkuat sinergi antar-pengurus dalam upaya mengembangkan olahraga Kurash di Provinsi Riau.

 

Diketahui, Pengprov Ferkushi Riau telah mengantongi SK PB Ferkushi Nomor 20/SK/PB-Ferkushi/VI/2026 yang ditandatangani Ketua Umum PB Ferkushi, Mayjen TNI (Purn) Alif Fuddin, SH, S.IP., MH.

 

Salinan keputusan tersebut juga telah disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau sebagai bagian dari proses administrasi organisasi.

 

Sekretaris Pengprov Ferkushi Riau, Muhammad Rifqy Fahlevi, menjelaskan bahwa rapat perdana membahas sejumlah agenda strategis yang akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.

 

Beberapa di antaranya meliputi persiapan fasilitas latihan atlet, program menghadapi PON Bela Diri 2026, pelantikan pengurus, peningkatan kapasitas wasit dan pelatih, hingga pembentukan kepengurusan kabupaten/kota yang masih belum terbentuk.

 

“Selain memperkenalkan susunan kepengurusan, kami juga membahas langkah-langkah konkret untuk memperkuat pembinaan atlet dan memperluas organisasi hingga ke daerah,” ujarnya.

 

Sementara itu, Bendahara Pengprov Ferkushi Riau, Aprianto, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan berbagai kebutuhan organisasi, termasuk perlengkapan dan atribut yang akan digunakan dalam agenda pelantikan pengurus mendatang.

 

Menurutnya, kepengurusan Ferkushi Riau dihuni oleh berbagai figur yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan dunia olahraga.

 

Meski berasal dari latar belakang profesi yang berbeda, seluruh pengurus memiliki komitmen yang sama untuk memajukan cabang olahraga Kurash di Bumi Lancang Kuning.

 

Pelatih Kurash Riau, Arief Wahyudi, mengungkapkan bahwa Kurash merupakan cabang olahraga bela diri yang masih tergolong baru berkembang di Riau. Cabang ini mulai diperkenalkan di Riau pada 2023, sedangkan secara nasional telah berkembang sejak 2016.

 

“Kurash berasal dari Uzbekistan dan memiliki kemiripan dengan judo. Bedanya, dalam Kurash tidak ada teknik kuncian, melainkan lebih menitikberatkan pada teknik bantingan,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, saat ini Riau baru memiliki sekitar 10 atlet aktif dan satu pelatih.

 

Pada ajang PON Aceh-Sumut sebelumnya, Riau hanya mengirimkan empat atlet dan berhasil membawa pulang satu medali perunggu.

 

Ketua Pengprov Ferkushi Riau, DHL, menegaskan bahwa keberhasilan membangun prestasi Kurash di Riau membutuhkan kerja sama seluruh pengurus.

 

Ia mengajak semua pihak untuk mengoptimalkan jaringan, kemampuan, dan sumber daya yang dimiliki demi memperkenalkan sekaligus meningkatkan prestasi cabang olahraga tersebut.

 

“Kurash masih tergolong olahraga baru di Riau. Karena itu dibutuhkan semangat kolaborasi, kerja keras, dan tanggung jawab bersama agar olahraga ini semakin dikenal dan berkembang,” katanya.

 

Sebagai langkah awal pembinaan, Pengprov Ferkushi Riau menargetkan program latihan atlet mulai berjalan pada Juli 2026.

 

Program pemusatan latihan dan persiapan menuju PON Bela Diri akan disesuaikan dengan kebijakan serta

arahan dari KONI Provinsi Riau.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA