Hari Koperasi ke-79 di Jateng Resmi Dibuka, Dekopinwil Dorong Penguatan Peran Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat

waktu baca 2 menit
Minggu, 12 Jul 2026 21:28 4 Redaksi

SURAKARTA, Faktanusantara.co.id//, – Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Tengah resmi dimulai di kawasan Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (11/7).

 

Kegiatan yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” tersebut menjadi ajang memperkuat komitmen dalam mengembangkan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung kemajuan pelaku UMKM.

 

Pembukaan acara dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, didampingi Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah Sri Hartini serta Ketua Harian Dekopinwil Jateng Andang Wahyu Triyanto.

 

Hadir pula kepala dinas yang membidangi koperasi dan UMKM dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, pengurus koperasi, serta pelaku usaha mikro yang mengikuti bazar produk unggulan daerah.

 

Dalam sambutannya, Sri Hartini menekankan bahwa Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai koperasi yang bertumpu pada kebersamaan, gotong royong, dan peningkatan kesejahteraan anggota.

 

Menurutnya, koperasi perlu terus berbenah agar mampu menjawab tantangan zaman melalui tata kelola yang baik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak.

 

Dengan langkah tersebut, koperasi diharapkan tetap menjadi wadah yang kuat bagi anggotanya sekaligus mampu bersaing dalam perkembangan ekonomi modern.

 

Sementara itu, Sekda Jawa Tengah Sumarno memberikan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian kegiatan Hari Koperasi yang mempertemukan gerakan koperasi dengan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

 

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi diukur dari manfaat yang dirasakan seluruh anggotanya.

 

“Koperasi harus dijalankan berdasarkan prinsip dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Keuntungan serta manfaatnya harus dirasakan secara merata sehingga benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Desy Anjani, menjelaskan bahwa bazar UMKM yang menjadi bagian dari peringatan Harkop diikuti 37 tenant dari berbagai kabupaten dan kota.

 

Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, produk fesyen, hingga hasil industri kreatif khas daerah.

 

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap pelaku UMKM memperoleh kesempatan lebih luas untuk mempromosikan produknya, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat regional maupun nasional.

 

Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini menjadi pengingat bahwa koperasi masih memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

 

Sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dan pelaku usaha diharapkan mampu memperkuat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang berkelanjutan.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA