
Pekanbaru, Faktanusantara.co.id// – Insiden dugaan kekerasan yang melibatkan kelompok penagih utang kembali terjadi di Kota Pekanbaru dan memicu perhatian luas dari masyarakat.

Seorang pria bernama Sayuti Malik Penai dilaporkan menjadi korban pengeroyokan saat berada di sebuah kedai kopi di kawasan Jalan Belimbing pada Sabtu, 25 April 2026.

Peristiwa tersebut disebut bermula dari upaya penarikan satu unit mobil oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai pihak penagih.

Namun, proses yang seharusnya dilakukan sesuai ketentuan justru berubah menjadi keributan yang berujung pada tindakan kekerasan terhadap korban.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa korban mengalami luka cukup serius pada bagian kepala dan tubuh akibat penganiayaan tersebut.

Dalam sejumlah dokumentasi yang tersebar, korban terlihat dalam kondisi terluka dengan perban di kepala dan pakaian yang ternodai darah.
Seorang saksi mata mengungkapkan bahwa situasi awalnya berlangsung biasa, namun mendadak berubah menjadi kericuhan hingga terjadi pengeroyokan. Saksi tersebut memilih untuk tidak menyebutkan identitasnya.
Selain itu, beredarnya video di tengah masyarakat juga memunculkan dugaan keterlibatan oknum tertentu. Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait informasi tersebut.
Kejadian ini menuai reaksi keras dari warga yang menilai praktik penagihan dengan cara kekerasan semakin meresahkan.
Masyarakat pun meminta aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.
Sampai berita ini disusun, kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun perkembangan penanganan kasus tersebut.
(***)



Tidak ada komentar