Apresiasi Personel dan Mitra, Kapolda Jateng: Polisi Harus Adaptif Layani Generasi Digital

waktu baca 3 menit
Senin, 11 Mei 2026 20:23 7 Admin Faktanusantara

SEMARANG, Faktanusantara.co.id// – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memberi penghargaan kepada anggota Polri dan mitra eksternal yang berprestasi. Penghargaan diberikan atas kontribusi dalam peningkatan layanan kepolisian, inovasi teknologi, hingga pembinaan generasi muda di Jawa Tengah. Penyerahan dilakukan saat apel pagi di halaman Mapolda Jateng, Senin 11/5/2026.

Berdasarkan SK Kapolda Jateng Nomor KEP/684/V/2026 tanggal 8 Mei 2026, penerima penghargaan meliputi personel Polda Jateng yang unggul dalam tugas serta mitra eksternal yang mendukung program pendidikan dan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar SMA di Jateng.

Personel yang mendapat apresiasi antara lain Kompol Heryubowo, http://S.Pd. selaku Kabag SDM Polres Kebumen bersama 11 anggota, serta AKP Doohan Octa Prasetya, http://S.Tr.K., S.I.K. selaku Kasatlantas Polres Sukoharjo bersama 9 anggota. Mereka dinilai sebagai Trainer Terbaik dalam implementasi program AI.

Penghargaan juga diberikan kepada Kombes Pol Saiful Anwar, http://S.Sos., S.I.K., M.H. selaku Kabid Propam Polda Jateng. Di bawah kepemimpinannya, Bidpropam Polda Jateng meraih kategori Terbaik pada capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025. Selain itu, Ipda Irham Rhozan Al Fiqri, http://S.Tr.K., http://M.Si. selaku Kasubnit 1 Unit 1 Satreskrim Polresta Surakarta bersama 7 anggota diapresiasi atas pengungkapan kasus penggelapan dalam jabatan senilai Rp10 miliar yang dilaporkan perusahaan perbankan setempat.

Dari unsur eksternal, penghargaan diberikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, ASEAN Foundation, dan Mafindo atas kolaborasi bersama Polda Jateng dalam program pendidikan dan pelatihan AI untuk pelajar.

Dalam amanatnya, Kapolda menyebut penghargaan ini bagian dari Jateng Youth Movement. Program itu jadi langkah Polri mendekatkan diri dan membangun hubungan baik dengan masyarakat, terutama generasi muda.

“Program ini strategis untuk mendekatkan diri dengan generasi muda. Di Indonesia, baru Polda Jateng yang menjalankan,” kata Kapolda.

Kapolda menilai tantangan Polri ke depan menuntut adaptasi terhadap teknologi dan karakter masyarakat modern. Saat ini mayoritas yang dilayani adalah Milenial, Gen-Z, hingga Gen-Alpha. Karena itu, seluruh personel didorong terus belajar agar layanan tetap relevan.

“Sekarang 70% masyarakat yang kita layani adalah Milenial, Gen-Z, dan Gen-Alpha. Jangan pakai pola pelayanan lama untuk generasi sekarang,” tegasnya.

“Satu-satunya cara mempertahankan institusi adalah membaca dan berlatih. Kita harus terus belajar untuk melayani masyarakat,” tambah Kapolda.

Selain pendidikan AI, Polda Jateng juga menjaring sekitar 30 ribu talenta E-Sport dari berbagai daerah. Mereka disiapkan untuk kompetisi tingkat nasional dan internasional.

Menurut Kapolda, itu bagian dari strategi Polri membangun kedekatan dengan anak muda lewat pendekatan adaptif dan positif.

Kapolda turut mengapresiasi personel Polda Jateng atas terjaganya kondusivitas selama rangkaian peringatan May Day di Jateng. Situasi aman disebut berkat kerja keras anggota dan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Untuk menjaga stabilitas kamtibmas, Polri harus dekat dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat. Sabuk kamtibmas dan pagar mangkok lebih kuat daripada pagar besi di mako,” ujarnya.

Di sisi lain, Kapolda mengingatkan personel menjaga integritas. Tindakan kontraproduktif yang merusak kepercayaan publik akan ditindak tegas demi menjaga marwah institusi.

Menutup arahan, Kapolda mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan. Ia berharap prestasi dan kolaborasi yang terjalin terus ditingkatkan agar layanan Polri makin baik dan modern di tengah masyarakat.
(Red/HMS)

 

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA