Dikukuhkan Guru Besar di Malaysia, Ketum Senkom Mitra Polri Prof. Katno Hadi Gagas ITERF untuk Ketahanan Ekonomi

waktu baca 3 menit
Rabu, 5 Agu 2026 11:54 22 Redaksi

KUALA LUMPUR, Faktanusantara.co.id// – Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Dr. K.P. H. Katno Hadi, S.E., M.M., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) oleh ASEAN University International (AUI) Malaysia. Pengukuhan digelar dalam rangkaian Official Graduation Ceremony Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/8/2026) pukul 10.00 waktu Malaysia, di Grand Hyatt Kuala Lumpur.

Prosesi akademik tersebut tidak hanya menjadi momentum penganugerahan gelar profesor, tetapi juga diisi Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar yang disampaikan Prof. Dr. H. Katno Hadi dengan judul “Integrated Tourism Economic Resilience Framework (ITERF): Paradigma Baru Kepariwisataan untuk Membangun Ketahanan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia.”

Melalui orasi ilmiah itu, Prof. Katno memperkenalkan konsep Integrated Tourism Economic Resilience Framework (ITERF) sebagai paradigma pembangunan pariwisata yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, tata kelola, serta pemberdayaan masyarakat untuk membangun ketahanan ekonomi nasional. Konsep tersebut menempatkan pariwisata bukan sekadar penggerak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Informasi pengukuhan Guru Besar tersebut tertuang dalam undangan resmi yang diterbitkan Presiden ASEAN University International, Prof. Dr. Suhendar, S.E., S.H., LL.M., tertanggal 17 Juli 2026.

Dalam surat tersebut, pihak universitas menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Katno Hadi menghadiri prosesi wisuda internasional serta menyebut pencapaian akademik itu sebagai tonggak penting yang mencerminkan keunggulan, dedikasi, dan kontribusi nyata di bidang akademik, kepemimpinan, dan pengabdian masyarakat.

Penganugerahan gelar Profesor menjadi pengakuan internasional atas kiprah Prof. Katno Hadi yang selama ini dikenal sebagai akademisi, praktisi bisnis, dan tokoh ormas yang aktif membangun sinergi antara dunia pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan nasional.

Saat ini Prof. Katno menjabat Ketua Umum Senkom Mitra Polri, organisasi kemasyarakatan yang menjadi mitra strategis Polri dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), penanggulangan bencana, serta penguatan Bela Negara.

Di bawah kepemimpinannya, Senkom Mitra Polri terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Polri, Kementerian Pertahanan, Basarnas, dan BNPB. Berbagai program strategis juga dikembangkan untuk meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat sistem komunikasi digital melalui Senkom Digital Communication (SDC), serta mendukung program prioritas pemerintah di bidang keamanan, kebencanaan, dan pembangunan nasional.

Sebelum meraih gelar Profesor, Prof. Katno pada tahun 2025 menyelesaikan pendidikan Doktor (S3) Ilmu Ekonomi Universitas Borobudur dengan predikat Sangat Memuaskan. Disertasinya membahas pengembangan sektor pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Solo Raya.

Hasil penelitian tersebut kemudian menjadi salah satu landasan konseptual dalam pengembangan gagasan ITERF yang dipaparkan pada orasi ilmiah pengukuhannya.

Di lingkungan Senkom Mitra Polri, kepemimpinan Prof. Katno juga dikenal melalui penguatan tiga klaster utama pengabdian organisasi, yakni Kamtibmas, Kebencanaan, dan Bela Negara. Ketiganya menjadi fondasi pengembangan organisasi dalam memperkuat partisipasi masyarakat mendukung stabilitas nasional.

Penganugerahan gelar Profesor dari ASEAN University International sekaligus orasi ilmiah ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik Prof. Katno Hadi. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bahwa dedikasi dalam organisasi, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan untuk memberi manfaat luas bagi bangsa dan negara.

Prosesi pengukuhan Guru Besar berlangsung bersamaan dengan Official Graduation Ceremony ASEAN University International Tahun Akademik 2025/2026 yang dihadiri para lulusan, sivitas akademika, serta tamu kehormatan dari berbagai negara, menandai semakin kuatnya jejaring akademik internasional dalam mendorong lahirnya pemimpin yang berkontribusi bagi pembangunan global.

(Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA