
KENDAL, Faktanusantarq.co.id//– Warga Dusun Pilangsari, Desa Pidodokulon, Kecamatan Patebon, resah menunggu perbaikan tanggul Sungai Bodri yang jebol hampir dua minggu lalu.
Mereka khawatir luapan air sungai kembali masuk ke permukiman jika hujan deras turun. 25 Mei 2026

Curah hujan di Kendal masih cukup tinggi, sehingga kekhawatiran warga semakin besar.
Tanggul penahan air di Dusun Pilangsari jebol akibat banjir berulang dan hingga kini belum diperbaiki.
Jika banjir terjadi lagi, sekitar 350 warga diperkirakan akan terdampak.

Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari S.E., M.M., menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan PSDA Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, penanganan tanggul menjadi kewenangan provinsi dan belum bisa dibiayai APBD kabupaten.
“Kami terus berupaya meminta agar segera ditindaklanjuti. Nanti melalui dinas terkait kami akan langsung menanyakan ke PUPR yang berkoordinasi dengan dinas provinsi,” kata Bu Tika.
Kepala Desa Pidodokulon, Didik Prastiawan, mengatakan surat permohonan perbaikan sudah dikirim ke PUPR dan PSDA tingkat kabupaten maupun provinsi.
Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
“Sebelum jebol kami sudah swadaya menambal tanggul pakai karung pasir, bahkan sudah tiga kali kami lakukan,” ujarnya.

Didik berharap pihak terkait segera memperbaiki tanggul yang rusak.
“Warga was-was kalau banjir datang sewaktu-waktu karena penahan air sudah tidak ada,” tutupnya.
(Umar)




Tidak ada komentar