Serang,Polda Banten Diverifikasi Setmilpres RI, Dinilai Sukses Amankan Mudik dan Jalankan Program Sosial

waktu baca 3 menit
Senin, 18 Mei 2026 18:53 21 Admin Faktanusantara

Polda Banten Diverifikasi Setmilpres RI, Dinilai Sukses Amankan Mudik dan Jalankan Program Sosial

Serang, Faktanusantara.co.id// – Kepolisian Daerah Banten menerima kunjungan tim verifikasi dari Sekretariat Militer Presiden Republik Indonesia (Setmilpres RI) dan SSDM Polri terkait usulan penghargaan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Senin (18/05).

Kegiatan verifikasi dihadiri langsung Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta jajaran pejabat utama Polda Banten. Turut hadir Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Kepala Bagian Verifikasi dan Administrasi Setmilpres RI Kombes Pol Yukhti Inarni, para Kapolres jajaran, perwakilan SSDM Polri, serta unsur pemerintah daerah Provinsi Banten.

Dalam pemaparannya, Kapolda Banten menjelaskan bahwa pengajuan penghargaan Nugraha Sakanti didasarkan pada keberhasilan pengamanan Operasi Ketupat Maung 2026 dan pelaksanaan program sosial unggulan yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat, yakni Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dan Polisi Peduli Pendidikan (Poldik).

Menurut Hengki, Provinsi Banten memiliki posisi penting sebagai jalur utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatera dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi tersebut membuat pengamanan arus mudik dan balik menjadi tantangan besar yang membutuhkan strategi terpadu dan pelayanan maksimal.

Ia menuturkan, Operasi Ketupat Maung 2026 dilaksanakan secara modern dan humanis guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, tertib, dan nyaman. Pengamanan tersebut juga dinilai berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain pengamanan mudik, Polda Banten juga memaparkan keberhasilan program Poliran yang fokus membantu masyarakat mendapatkan keterampilan kerja dan peluang usaha. Melalui program itu, ratusan peserta telah memperoleh pelatihan, sebagian berhasil mendapatkan pekerjaan, sementara lainnya mampu membangun usaha mandiri.

Kapolda menambahkan, program Poldik juga menjadi langkah preventif dalam menekan kenakalan remaja melalui pembinaan karakter, pendidikan disiplin, wawasan kebangsaan, serta peningkatan kesadaran hukum di kalangan pelajar.

“Keamanan tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembentukan karakter generasi muda,” ujar Hengki dalam paparannya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, selama Operasi Ketupat Maung 2026 tercatat sekitar 250 ribu kendaraan dan lebih dari satu juta penumpang melintasi jalur Jawa–Sumatera melalui wilayah Banten dengan kondisi arus lalu lintas yang relatif lancar dan kondusif.

Sementara itu, Kepala Bagian Verifikasi dan Administrasi Setmilpres RI Kombes Pol Yukhti Inarni menyampaikan bahwa proses verifikasi dilakukan untuk menilai dedikasi, capaian kinerja, serta kontribusi satuan kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti merupakan penghargaan prestisius yang diberikan kepada kesatuan di lingkungan Polri yang dianggap berjasa dan memiliki kontribusi besar bagi kepentingan bangsa dan negara.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bentuk apresiasi atas integritas, profesionalisme, serta pengabdian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Menutup kegiatan tersebut, Kapolda Banten berharap seluruh inovasi dan pelayanan yang telah dilakukan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
(***)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA