Wonosobo, Faktanusantara.co.id//Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas Jalan Raya Kertek–Parakan, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan lima kendaraan dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta tiga lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa bermula saat sebuah truk dump Hino bermuatan kayu sengon melaju dari arah Parakan menuju Kertek. Saat melintas di kawasan Kali Kuto, Desa Candimulyo, kendaraan diduga kehilangan kendali hingga melebar ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas beberapa kendaraan yang kemudian tertabrak.
Kendaraan yang terlibat antara lain satu unit truk dump Canter, truk bak kayu, mobil pikap jenis APV, serta satu sepeda motor. Benturan keras tidak dapat dihindari sehingga menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pengemudi mengalami luka-luka. Pengendara sepeda motor dilaporkan terpental dan tertimpa kendaraan, sementara sopir truk bak kayu sempat terjepit bodi kendaraan sehingga memerlukan proses evakuasi khusus.
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pagi hari dan langsung mengerahkan tim dari Pos SAR Wonosobo untuk melakukan evakuasi.

“Tim kami diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban, termasuk satu korban yang terjepit di dalam kendaraan,” ujarnya.
Proses evakuasi dilakukan bersama tim SAR gabungan dengan menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membuka bagian bodi truk. Korban terjepit diketahui bernama Dudung (40), warga Pangandaran. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat.
Selain itu, satu korban lainnya yakni Santoso, pengendara sepeda motor asal Kertek, juga ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara tiga korban luka masing-masing Musaji (warga Bumireso, Wonosobo), Suparno (warga Cakung Barat, Jakarta Timur), dan Imama Duwi (warga Kertek, Wonosobo) telah dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis.
Seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan penanganan kejadian melibatkan berbagai unsur tim gabungan di lapangan. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
(***)
Tidak ada komentar