9 Personel Berprestasi Diganjar Reward, Kapolres Jombang Tegaskan Komitmen Zero Miras dan Siap Amankan Muktamar NU

waktu baca 3 menit
Senin, 3 Agu 2026 21:42 18 Redaksi

 

JOMBANG , Faktanusantara.co.id//– Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., memberikan penghargaan kepada personel berprestasi yang dinilai menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik dalam pelaksanaan tugas. Pemberian reward dilaksanakan usai apel pagi di Lapangan Polres Jombang, Senin (3/8/2026).

Penghargaan diberikan kepada sembilan personel dalam beberapa kategori. Untuk kategori pengungkapan minuman keras (miras) terbanyak jajaran Polsek Semester I Tahun 2026, peringkat pertama diraih Polsek Peterongan, peringkat kedua Polsek Gudo, dan peringkat ketiga Polsek Diwek.

Sementara untuk konsistensi Tim Saber Miras Polres Jombang dalam pengungkapan kasus miras Semester I 2026, penghargaan diberikan kepada Ipda Satria Ramadhan selaku Kanit 1 Satresnarkoba Polres Jombang.

Pada kategori peringkat III keaktifan pengiriman berita SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) Polres jajaran Polda Jatim, penghargaan diterima Brigpol Zaenal Chamami, Bamin Sie Humas Polres Jombang.

Penghargaan juga diberikan kepada Aipda Siono, Ps. Kasubnit Unit Dalmas 2 Satsamapta, atas dedikasinya sebagai pelatih bela diri Polri sekaligus peraga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Polres Jombang.

Sedangkan untuk kategori penampilan terbaik pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada Aipda Junaidi personel Turjawali Satsamapta, Bripda Tegar Prakoso Banit Satreskrim, serta Bripda Andre Syah Mutiara Sakti Banit Satreskrim Polres Jombang.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan komitmen Polres Jombang dalam menjalankan program Zero Miras yang konsisten dilaksanakan sejak Januari 2025. Menurutnya, miras menjadi salah satu pemicu utama tindak kriminal dan gangguan kamtibmas.

“Hingga 2025, Polres Jombang berhasil mengamankan 30.763 botol miras berbagai merek. Sementara periode Januari hingga Juni 2026 sudah lebih dari 7.000 botol. Ini hasil konsistensi seluruh personel dalam memberantas peredaran miras,” ujar AKBP Ardi Kurniawan.

Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak bermain-main maupun mengambil keuntungan dari peredaran miras. Setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemberantasan miras, lanjut Kapolres, bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga untuk menjaga marwah Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri. Semua jenis miras, baik arak, tuak, maupun lainnya harus diberantas demi menjaga nilai agama dan menaati peraturan perundang-undangan.

Konsistensi razia miras, kata Kapolres, berdampak positif terhadap situasi keamanan di Kabupaten Jombang. Jika pada awal 2025 angka kriminalitas seperti pembunuhan, begal, pengeroyokan, dan perkelahian masih tinggi, setelah pemberantasan miras dilakukan berkelanjutan, angka kejahatan mengalami penurunan signifikan.

Bahkan pada periode Agustus hingga November 2025, Kabupaten Jombang dinilai menjadi salah satu wilayah yang aman secara nasional.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengapresiasi seluruh personel Polres Jombang dan Polsek jajaran yang konsisten mendukung program pemberantasan miras. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja nyata yang dibangun melalui dedikasi dan konsistensi, bukan sekadar opini sesaat.

AKBP Ardi menegaskan, latihan menjadi kunci utama keberhasilan tugas. Ia mengapresiasi personel yang menampilkan simulasi terbaik pada Hari Bhayangkara ke-80 sebagai buah dari latihan yang disiplin dan sungguh-sungguh.

Menghadapi pengamanan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan digelar 27–31 Agustus 2026 di Kabupaten Jombang, Kapolres meminta seluruh personel yang terlibat terus meningkatkan kemampuan melalui latihan sesuai fungsi masing-masing.

Pengamanan harus dilaksanakan secara profesional untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta muktamar yang akan dihadiri para ulama, kiai, gus, santri, serta tamu dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Mari jaga konsistensi dalam memberantas miras, tingkatkan profesionalisme lewat latihan berkelanjutan, serta sukseskan pengamanan Muktamar NU ke-35 demi keamanan dan nama baik Jombang sebagai Kota Santri,” tegas Kapolres.

(Yola)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA