Kapolres Boyolali Dampingi Pembukaan TMMD Sengkuyung II 2026, Perkuat Kolaborasi Bangun Desa

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Apr 2026 09:30 10 Admin Faktanusantara

BOYOLALI, Faktanusantara.co.id//– Kepala Kepolisian Resor Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri upacara pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang digelar di Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Kapolres sekaligus untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Kegiatan pembukaan yang berlangsung di Lapangan Desa Kauman tersebut mengangkat tema tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun desa sebagai fondasi kemajuan nasional.

Sekitar 300 peserta hadir, terdiri dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi perangkat daerah, dan masyarakat setempat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Boyolali Agus Irawan, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, jajaran Korem 074/Warastratama, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah lainnya.

Upacara dimulai pukul 09.30 WIB dengan Bupati Boyolali sebagai inspektur upacara.
Sejumlah rangkaian kegiatan dilakukan, mulai dari pengecekan pasukan, penandatanganan dokumen program, penyematan tanda peserta, hingga penabuhan kentongan sebagai simbol dimulainya TMMD.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pembangunan desa membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Ia menyebut TMMD sebagai bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini didukung pendanaan sekitar Rp822 juta yang berasal dari APBD provinsi, APBD kabupaten, serta partisipasi masyarakat.

Kegiatan fisik yang menjadi sasaran antara lain pembangunan jalan, pembuatan talud, serta perbaikan rumah tidak layak huni. Selain itu, terdapat pula kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, edukasi pencegahan stunting, layanan kesehatan gratis, hingga penguatan pelaku UMKM.

Sebanyak 75 personel terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Pelaksanaan TMMD dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan lokasi utama di Dukuh Ngrembes, Desa Kauman.

Kapolres Boyolali menegaskan dukungan penuh Polri terhadap program tersebut, baik dalam pengamanan maupun keterlibatan langsung di lapangan.
Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan akan dikawal agar berjalan lancar serta memberi dampak positif bagi masyarakat.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako dan bantuan perbaikan rumah secara simbolis kepada warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Hal ini menunjukkan solidnya kerja sama antarinstansi dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Melalui TMMD, diharapkan pembangunan infrastruktur semakin meningkat sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat, sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Boyolali yang lebih maju dan berdaya saing.

(HMS)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA