
PURWOREJO, Faktanusantara.co.id//– Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Dapil IV, H. Budi Sunaryo, menggelar reses masa sidang kedua 2026 di Desa Majir.
Kegiatan itu dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani, dan warga yang menyampaikan berbagai keluhan serta usulan terkait kondisi di desa mereka.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, kelompok tani Desa Majir mengeluhkan sawah yang mengering karena pasokan air irigasi minim.
Petani menyoroti pompa air bantuan pemerintah senilai miliaran rupiah yang hingga kini tak bisa dipakai karena tidak berfungsi.
Warga menyebut macetnya pompa air berdampak langsung pada kebutuhan irigasi. Aliran air ke sawah tersendat sehingga produktivitas dan hasil panen terancam turun. Kondisi ini dikhawatirkan menekan pendapatan petani yang bergantung pada sektor pertanian.
Menanggapi hal itu, Budi Sunaryo menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga dengan berkoordinasi ke dinas terkait.
“Keluhan petani jadi perhatian serius. Kami akan dorong pemda dan instansi teknis untuk segera cek lapangan dan cari solusi agar fasilitas yang dibangun dengan anggaran besar ini bisa dipakai masyarakat,” kata Budi Sunaryo.

Selain masalah irigasi, warga juga menyampaikan usulan lain. Mulai dari perbaikan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan layanan publik.
Lewat reses ini, aspirasi warga diharapkan bisa langsung diserap dan diperjuangkan di DPRD. Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk mendorong pembangunan yang tepat sasaran demi kesejahteraan warga Desa Majir dan sekitarnya.
(***)



Tidak ada komentar