Kasrem 072/Pamungkas Wakili Danrem Hadiri Pembukaan WUJA Congress 2026 di Yogyakarta

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 20:32 21 Redaksi

YOGYAKARTA, Faktanusantara.co.id//, – Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., mewakili Danrem 072/Pamungkas menghadiri pembukaan The 11th World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026 yang berlangsung di Auditorium Driyarkara, Universitas Sanata Dharma (USD), Jalan Affandi, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (30/7/2026).

 

Kongres internasional yang mengangkat tema “United in Spirit, Leading with Purpose” tersebut diikuti sekitar 800 peserta dari berbagai negara.

 

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi alumni Jesuit dunia sekaligus forum untuk memperkuat jejaring kerja sama, kepemimpinan, serta kontribusi nyata dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan global.

 

Sejumlah tokoh turut menghadiri pembukaan kongres, di antaranya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Bupati Sleman Harda Kiswaya, Superior General Serikat Yesus Fr. Arturo Sosa, S.J., President WUJA Francisco Guarner Munoz, Secretary WUJA Andres Ballerino, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko, serta Rektor Universitas Sanata Dharma Fr. Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D. Hadir pula para akademisi, tokoh agama, dan alumni Jesuit dari berbagai belahan dunia.

 

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Sanata Dharma Fr. Albertus Bagus Laksana, S.J., menyampaikan bahwa penyelenggaraan kongres merupakan kesempatan berharga untuk mempererat persaudaraan antaralumni Jesuit lintas negara. Menurutnya, pertemuan di Yogyakarta menjadi simbol penting bagi penguatan dialog, kolaborasi, dan semangat pelayanan di tengah dinamika dunia yang terus berkembang.

 

Ia menambahkan, tema kongres mencerminkan komitmen untuk menghadirkan kepemimpinan yang berlandaskan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masyarakat global. Alumni Jesuit juga diharapkan terus berperan aktif dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, persatuan, serta perdamaian di tengah tantangan zaman.

 

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan bahwa Yogyakarta memiliki sejarah panjang sebagai kota pendidikan dan kebudayaan yang menjadi bagian dari perkembangan pendidikan Jesuit di Indonesia.

 

Menurutnya, lingkungan tersebut telah melahirkan banyak insan yang berkarakter dan memiliki dedikasi tinggi bagi masyarakat.

 

Sri Sultan mengajak seluruh peserta untuk membangun kepemimpinan yang mampu merangkul keberagaman, mengedepankan empati, serta menjunjung tinggi nilai budaya dan kemanusiaan.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya falsafah Jawa Hamemayu Hayuning Bawana sebagai pedoman dalam menjaga keharmonisan kehidupan, menciptakan kedamaian, dan mewujudkan keadilan bagi semua.

 

Selain menjadi ajang temu alumni, WUJA Congress 2026 diharapkan menghasilkan berbagai gagasan dan kolaborasi yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan global melalui semangat persatuan, pelayanan, dan kepemimpinan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

(***)

Jika diinginkan, saya juga dapat �⁠mengubahnya menjadi gaya penulisan yang lebih cocok untuk media online dengan judul yang lebih menarik (SEO-friendly).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA