Polres Jombang Bekali Pelajar dengan Pemahaman AI yang Aman dan Bijak

waktu baca 2 menit
Jumat, 14 Agu 2026 21:35 18 Redaksi

JOMBANG, Faktanusantara.co.id//, – Polres Jombang menggelar kegiatan literasi teknologi dengan memberikan pemahaman tentang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada sekitar 100 pelajar tingkat SMA, SMK, dan sederajat. Kegiatan berlangsung di Aula SMK 1 Muhammadiyah Jogoroto, Kabupaten Jombang, Kamis (13/8/2026) siang.

 

Edukasi tersebut dipimpin Ipda Catur Budi P. sebagai langkah untuk mengenalkan perkembangan teknologi AI kepada kalangan pelajar. Teknologi tersebut saat ini semakin banyak digunakan dalam berbagai aktivitas, termasuk dalam bidang pendidikan.

 

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan dasar AI, manfaat yang dapat diperoleh dari teknologi tersebut, hingga sejumlah risiko yang perlu diwaspadai. Para peserta juga mendapatkan arahan mengenai penggunaan AI secara aman, bijak, etis, dan sesuai dengan kebutuhan.

 

Ipda Catur Budi P. menjelaskan bahwa pemahaman mengenai teknologi digital perlu diperkuat sejak usia sekolah. Menurutnya, pelajar tidak hanya perlu mengetahui manfaat AI, tetapi juga harus memahami risiko serta cara menggunakannya secara bertanggung jawab.

 

“Pertama memperkuat literasi digital pelajar, kedua meningkatkan kewaspadaan, dan ketiga memberikan bekal kepada generasi muda agar mengetahui cara kerja AI dan menggunakannya dengan baik,” kata Ipda Catur.

 

Ia menambahkan, AI dapat memberikan berbagai kemudahan dan peluang bagi pelajar apabila dimanfaatkan secara tepat.

 

Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan sikap kritis agar informasi yang diperoleh maupun dihasilkan tidak diterima begitu saja tanpa pemeriksaan.

 

Dalam sosialisasi tersebut, pelajar juga diingatkan untuk berhati-hati ketika menggunakan AI dalam mencari, mengolah, dan membagikan informasi. Penggunaan teknologi secara bertanggung jawab dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan akibat penyalahgunaan teknologi digital.

 

Polres Jombang berharap kegiatan literasi ini dapat membentuk generasi muda yang lebih melek teknologi, mampu berpikir kritis, serta memahami etika di ruang digital. Dengan demikian, perkembangan AI dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran dan berbagai kegiatan positif lainnya.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA