
YOGYAKARTA, Faktanusantara.co.id//, — Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., hadir mewakili Danrem 072/Pamungkas dalam agenda pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan tersebut berlangsung di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (28/8/2026). Prosesi diikuti para pejabat yang menempati jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, maupun Pengawas di lingkungan Pemda DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan. Acara tersebut turut dihadiri sekitar 100 tamu undangan yang berasal dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY, jajaran TNI-Polri, pejabat pemerintahan daerah, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam arahannya, Sri Sultan menyampaikan bahwa pengangkatan seseorang ke dalam jabatan pemerintahan harus dipandang sebagai awal dari sebuah tanggung jawab, bukan sekadar pencapaian kedudukan.
Menurutnya, kualitas seorang pejabat akan terlihat dari cara menggunakan kewenangan serta keputusan yang dihasilkan selama menjalankan tugas. Oleh sebab itu, integritas, rasa keadilan, dan perhatian terhadap kepentingan masyarakat harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas.
Sri Sultan juga mengingatkan para pejabat agar menjadikan jabatan yang dipercayakan kepada mereka sebagai sarana untuk memberikan manfaat nyata. Ukuran keberhasilan seorang pejabat, lanjutnya, bukan hanya posisi yang diduduki, melainkan hasil kerja yang dapat dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu, budaya kerja SATRIYA kembali ditekankan sebagai salah satu karakter penting dalam penyelenggaraan birokrasi di lingkungan Pemda DIY.
Nilai tersebut diharapkan diterapkan bersama prinsip laku Pinandhita yang mengedepankan pengendalian diri, etika, moral, serta kejernihan dalam menjalankan amanah.
Dalam menjalankan kepemimpinan, para pejabat juga dituntut memiliki pengetahuan, keteguhan integritas, dan keberanian dalam mempertahankan prinsip kebenaran.
Kemampuan mengoptimalkan berbagai potensi yang tersedia dinilai penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan sekaligus martabat masyarakat.
Sri Sultan turut menyoroti penerapan manajemen talenta bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penempatan dan pengembangan karier ASN diharapkan dilakukan secara objektif dengan memperhatikan kinerja, integritas, serta rekam jejak masing-masing.
Penerapan prinsip tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang profesional, transparan, berintegritas, dan semakin berorientasi pada kebutuhan pelayanan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Gubernur DIY mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memegang teguh sumpah jabatan. Amanah tersebut harus dijadikan pedoman moral dalam melaksanakan tugas kepada negara, masyarakat, serta Tuhan Y
ang Maha Mengetahui.
(***)
Tidak ada komentar