
SERANG, Faktanusantara.co.id// – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, disebut masih mudah ditemukan di lapangan. Berbagai merek dijual bebas hingga ke pelosok desa dengan harga jauh di bawah pasaran, sementara penindakan dari aparat dinilai warga belum maksimal.

Tim investigasi menemukan bungkus rokok merek “Just” dijual bebas di salah satu warung pada Minggu 10/5/2026 dengan harga sekitar Rp12 ribu per bungkus. Harga tersebut jauh di bawah rokok legal dan diduga mengindikasikan produk tidak dilengkapi pita cukai resmi sesuai aturan.
Dari penelusuran, seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyebut sejumlah warung di Anyer mendapat pasokan dari kurir berinisial DD.
Saat dimintai keterangan, DD tidak membantah. Ia mengaku hanya mengantarkan barang dari agen besar yang disebut sudah lama menjalankan usaha rokok ilegal, di antaranya Pade Caca, Sadam, dan lainnya.
“Saya hanya bertugas mengantar barang dari agen besar,” ujar DD.

Temuan ini memunculkan dugaan adanya jaringan distribusi rokok ilegal yang terorganisir di wilayah Serang. Peredaran dalam skala luas dinilai sulit terjadi tanpa pemasok besar dan jalur distribusi yang kuat.
Salah satu agen bernama Sadam bahkan diduga menyebut tidak khawatir menjalankan bisnis tersebut. Ia disebut mengaku mendapat perlindungan dari pihak tertentu.
“Saya aman, ada yang back-up,” ujarnya.
Jika benar ada keterlibatan oknum, negara tidak hanya kehilangan potensi penerimaan cukai, tetapi juga ada dugaan pembiaran terhadap pelanggaran ekonomi yang berlangsung sistematis.
Peredaran rokok ilegal dinilai merugikan pendapatan negara dan mengganggu persaingan usaha bagi produsen rokok legal yang patuh membayar pajak.
Warga mempertanyakan keseriusan Polres Serang, Polda Banten, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menertibkan peredaran rokok ilegal yang dinilai semakin bebas beroperasi.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain dalam jaringan distribusi rokok tanpa cukai di Kabupaten Serang. (*)
Tidak ada komentar