
Jakarta, Faktanusantara.co.id//, – Perjalanan karier Husna Queensyatila, SE., CH., CHT. menjadi contoh bagaimana ide sederhana dapat berkembang menjadi karya yang memberi dampak luas.

Sosok yang akrab disapa Ibu Husna ini memulai langkahnya sejak masih menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dengan semangat berinovasi dan menciptakan sesuatu yang bernilai bagi masyarakat. Selasa (26/5/2026).
Saat masih aktif sebagai mahasiswa, Husna bersama timnya pernah menciptakan inovasi usaha Laundry Syariah “Ath-Thura” dalam ajang Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Konsep usaha tersebut mengusung sistem laundry berbasis thaharah atau kesucian, sekaligus mengedepankan penggunaan bahan alami yang lebih ramah lingkungan dibanding deterjen kimia.
Inovasi itu mendapat apresiasi di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-25. Tim yang dipimpinnya berhasil membawa pulang penghargaan setara medali emas pada kategori poster dan medali setara perak pada kategori presentasi.

Bagi Husna, pencapaian tersebut bukan hanya soal kemenangan kompetisi, melainkan proses pembelajaran yang membentuk pola pikir dan karakter dirinya untuk terus berkembang.
“Sejak dulu saya meyakini bahwa perempuan mampu membangun sesuatu dari ide yang sederhana. Kuncinya ada pada keberanian memulai dan kemauan untuk terus belajar,” ungkap Husna.
Semangat tersebut terus ia bawa hingga kini. Setelah melalui berbagai proses dan pengalaman, Husna kemudian mengembangkan karier di industri kreatif pernikahan melalui brand “Queensyatila Lumiere”, yang bergerak di bidang catering dan wedding celebration di Jakarta.
Melalui brand tersebut, Husna menghadirkan konsep pelayanan pernikahan yang lebih personal dan penuh makna. Ia menilai bahwa sebuah perayaan pernikahan bukan hanya tentang dekorasi mewah atau pesta semata, tetapi juga tentang perjalanan hidup, kisah cinta, dan momen berharga yang akan dikenang sepanjang masa.
Ketertarikannya pada dunia estetika, budaya, serta pengalaman emosional menjadi dasar dirinya membangun usaha di sektor wedding creative. Ia berharap setiap pasangan dapat merasakan suasana perayaan yang hangat, intim, dan berkesan.
Selain aktif sebagai pelaku usaha kreatif, Husna Queensyatila juga dikenal sebagai praktisi kesehatan mental perempuan dan Certified Hypnotherapist (CHt). Ia rutin membagikan edukasi mengenai self-love, keseimbangan emosi, hingga pengembangan diri melalui seminar maupun media sosial.
Tak hanya itu, Husna juga terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan melalui Asosiasi Pengusaha Wanita Mandiri Indonesia (APWMI).
Perjalanan hidup Husna dari seorang mahasiswa inovatif hingga menjadi pengusaha kreatif di industri wedding menjadi gambaran tentang pentingnya proses, konsistensi, dan keberanian mencoba hal baru dalam meraih kesuksesan.
Melalui karya dan aktivitas yang dijalaninya, Husna Queensyatila berharap dapat memotivasi perempuan muda untuk lebih percaya diri, berani mengembangkan potensi, dan menciptakan jalan suksesnya sendiri.
(***)
Tidak ada komentar