Truk Tangki Alami Kecelakaan di Turunan Bawen, Satu Pengendara Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 19:27 6 Redaksi

Kabupaten Semarang, Faktanusantara.co.id//, – Sebuah truk tangki mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam.

 

Insiden yang diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka ringan.

 

Truk tangki bernomor polisi H 8945 GA yang dikemudikan Muhammad Sofyan (37), warga Kota Semarang, diketahui sedang dalam perjalanan pulang menuju Semarang usai menyelesaikan aktivitas bongkar muat di wilayah Kabupaten Kebumen.

 

Saat melintas di jalur menurun Bawen menuju Ungaran, kendaraan tersebut diduga kehilangan kemampuan pengereman.

 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang, Iptu Handriani, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Akibat peristiwa itu, seorang pengendara sepeda motor bernama Sony (43), warga Kota Semarang, meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Sementara satu korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di RS At-Tin Bawen.

 

“Petugas sempat melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada korban lain karena truk sempat menabrak bangunan usaha tambal ban dan warung sebelum akhirnya masuk ke saluran drainase.

 

Pemilik warung dilaporkan selamat,” ujar Iptu Handriani.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk yang melaju dari arah Bawen menuju Ungaran mengalami kendala pengereman sekitar 300 meter sebelum lokasi kecelakaan. Untuk menghindari dampak yang lebih besar, pengemudi berupaya mengarahkan kendaraan ke jalur lambat.

 

Namun dalam kondisi tersebut, truk tetap menabrak dua sepeda motor, yakni Honda Beat bernomor polisi H 4208 ASG yang dikendarai korban meninggal dunia serta Honda Vario bernomor polisi H 2289 ZC. Selain itu, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi H 1196 TX yang dikemudikan Ahmad Fauzi, warga Kota Semarang, turut terdampak dalam kecelakaan tersebut.

 

Meski kendaraannya mengalami kerusakan, pengemudi Toyota Avanza dilaporkan tidak mengalami cedera.

Sementara itu, Muhammad Sofyan mengaku selama perjalanan kondisi kendaraan dalam keadaan normal.

 

Masalah baru dirasakan ketika truk memasuki jalur menurun setelah melewati kawasan Holtimart.

“Ketika mencoba mengurangi kecepatan, rem tidak merespons. Saya langsung berusaha mengarahkan truk ke sisi kiri jalan sambil terus membunyikan klakson sebagai peringatan bagi pengguna jalan lain,” ungkapnya.

 

Proses evakuasi kendaraan berlangsung hingga larut malam. Satlantas Polres Semarang menerjunkan satu unit mobil derek untuk mengangkat badan truk yang terperosok ke dalam selokan dengan kedalaman sekitar 3,5 meter. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan di sekitar lokasi kejadian.

 

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA