Audiensi P3D Desa Pamijen Banyumas Berjalan Kondusif, LSM Harimau Dampingi Peserta yang Keberatan

waktu baca 3 menit
Selasa, 30 Jun 2026 20:13 9 Redaksi

BANYUMAS,Faktanusantara.co.id// – Proses audiensi terkait seleksi Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa P3D Desa Pamijen, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, berlangsung damai pada Selasa, 30 Juni 2026.

DPC LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju Harimau Banyumas turut mengawal kegiatan setelah menerima laporan dari salah satu peserta. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Baturraden, Kapolsek Baturraden AKP Kuat Waluyo, Panitia P3D, Kepala Desa Pamijen, Tim IT, peserta yang mengajukan keberatan, serta kuasa hukum dari LSM Harimau Banyumas.

*Awal Mula Keberatan Peserta*

Masalah muncul Senin, 29 Juni 2026, ketika peserta berinisial AP, 27 tahun, mendatangi Sekretariat LSM Harimau DPC Banyumas. Ia mengeluhkan keyboard komputer yang dipakai saat ujian mengalami kerusakan pada tombol Backspace. Gangguan teknis itu disebut mengganggu saat mengerjakan soal berbasis Word, Excel, dan PowerPoint.

Menindaklanjuti laporan, LSM Harimau mengirim surat keberatan resmi kepada Ketua Panitia P3D dengan tembusan ke Kepala Desa dan tingkat kabupaten. Mereka meminta peninjauan ulang, bahkan mendesak ujian komputer diulang jika tidak ada solusi yang adil.

Camat Baturraden, Bangkit Angga Barokah http://S.STP., http://M.Si., merespons cepat. Forum diskusi kemudian digelar di Balai Desa Pamijen untuk mengurai persoalan.

“Peserta berhak menyampaikan keberatan kepada panitia,” kata Camat Baturraden melalui sambungan telepon ke Sekretaris DPC LSM Harimau sebelum audiensi.

*Fakta di Lapangan dan Klarifikasi Panitia*

Dalam pertemuan, AP menyampaikan kekecewaan. Ia menyebut tidak mempermasalahkan hasil kelulusan, tetapi menyoroti kondisi perangkat ujian yang tidak layak.

“Saya tidak protes siapa yang lolos. Saya hanya kecewa karena komputer error. Saya minta waktu dihentikan sementara, tapi Tim IT hanya memperbaiki tanpa menghentikan timer sampai ujian selesai,” ujar AP.

Tim IT mengakui ada kendala pada komputer AP, namun menyebut keputusan untuk menghentikan waktu ujian bukan kewenangan mereka.

Pengawas sekaligus panitia, Malik, membenarkan tidak melakukan break. Ia menyebut panitia memberi tambahan waktu lebih dari 5 menit untuk seluruh peserta karena ada 4 unit komputer yang error.

*Data Dibuka, Selisih Hanya Satu Poin*

Demi transparansi, Camat membuka hasil ujian komputer, khususnya peringkat 1 dan 2. Selisih nilai keduanya tipis, hanya satu poin. Peserta DS mendapat skor tertinggi 125, sementara AP di posisi kedua dengan skor 124.

Setelah melihat data, AP menerima keputusan panitia. Sekretaris DPC LSM Harimau Banyumas, Imam Suratno, tetap menyayangkan kelalaian panitia menyediakan perangkat.

“Ini soal masa depan orang yang ingin mengabdi di desa. Sangat disayangkan jika terkendala alat ujian yang tidak normal. Jangan sampai kejadian serupa terulang di desa lain,” kata Imam.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan Pemdes Pamijen. “Di Desa Pamijen cukup terbuka. Saya apresiasi sikap itu,” ujarnya.

*Ketegangan Awal dengan Babinsa*

Sebelum audiensi, sempat terjadi ketegangan antara Sekretaris LSM Harimau dengan seorang Babinsa Koramil Baturraden. Perselisihan dipicu pertanyaan soal surat tugas LSM dengan nada yang dinilai kurang sopan.

“Kami datang dengan itikad baik, sudah bersurat resmi dan koordinasi dengan Pak Camat. Tapi saya dipanggil dengan cara tidak ramah. Kami juga dikejar waktu karena Perbup Banyumas Nomor 35 Tahun 2017 Pasal 19 mengatur tahapan penyerahan hasil dari panitia ke Camat untuk rekomendasi,” jelas Imam.

Imam menyebut Babinsa itu sempat menyinggung pengalaman di Purbalingga terkait ormas mendatangi pabrik. “Saya tidak paham maksudnya mengaitkan dengan peristiwa yang jauh berbeda,” ujarnya.

*Kesepakatan Akhir*

Audiensi ditutup dengan saling memahami. Peserta, LSM pendamping, dan panitia sepakat tidak saling menyalahkan, berjabat tangan, dan berfoto bersama sebagai penanda berakhirnya diskusi.

(Tim/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA