
SEMARANG, Faktanusantara co id// – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menganugerahkan penghargaan kepada peraih medali emas Olimpiade Sains Madrasah (OSMA) Jawa Tengah 2026. Penganugerahan digelar di Auditorium Majeng Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026), dan dihadiri 75 siswa peraih emas beserta pendamping, kepala madrasah, serta jajaran Kanwil Kemenag Jateng.

Selain medali emas, penghargaan juga diberikan untuk kategori juara favorit dan juara umum. Juara Favorit diraih MI Taufiqiyah Kota Semarang (jenjang MI), MTsN 1 Pati (jenjang MTs), MAN 2 Kudus (jenjang MA), dan Kementerian Agama Kabupaten Kudus sebagai Juara Favorit Kabupaten/Kota.
Sementara Juara Umum diraih MI Muhammadiyah Karanganyar untuk jenjang MI dengan raihan 2 emas dan 2 perunggu, MTsN 1 Pati untuk jenjang MTs dengan 2 emas, 4 perak, dan 6 perunggu, MAN 1 Grobogan sebagai Juara Umum MA dengan torehan 10 emas, 7 perak, dan 7 perunggu, serta Kemenag Kabupaten Kudus sebagai Juara Umum Kabupaten/Kota.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Hidayat Maskur, mengingatkan bahwa prestasi bukanlah akhir perjalanan. Siswa diminta terus belajar, berkembang, dan menjaga integritas.

“Prestasi yang telah diraih jangan sampai dirusak oleh perbuatan yang tidak baik. Ada pepatah, ‘nila setitik, rusak susu sebelanga.’ Prestasi yang dibangun dengan kerja keras dari waktu ke waktu dapat hancur hanya karena satu kesalahan,” pesannya.
Ia menegaskan, madrasah unggul membutuhkan sinergi seluruh unsur, mulai dari peserta didik, guru, hingga manajemen. Siswa diminta menjaga semangat belajar, akhlak, dan karakter agar menjadi generasi penerus yang membanggakan.
“Mempertahankan prestasi adalah bagian dari mewujudkan cita-cita bersama, yaitu menghadirkan madrasah yang hebat, bermartabat, dan mendunia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Jadikan keberhasilan hari ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan menginspirasi,” pungkasnya.
Ketua Tim Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Juair, dalam laporannya menyampaikan OSMA menjadi bukti komitmen Kanwil Kemenag Jateng dalam membina potensi akademik siswa madrasah secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ikhtiar kita menunjukkan hasil yang menggembirakan. Jumlah peserta yang lolos ke tingkat provinsi terus meningkat setiap tahun, dari 224 siswa pada tahun 2024, menjadi 308 siswa pada 2025, dan melonjak menjadi 691 siswa pada tahun 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 75 siswa meraih medali emas yang terdiri dari 15 medali emas jenjang MI, 15 medali jenjang MTs, dan 45 medali jenjang MA. Para peraih emas memperoleh piagam penghargaan, medali, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.
(Red)
Tidak ada komentar