Dekopinwil Jateng Didorong Jadi Penggerak Koperasi Modern, Sri Hartini Fokus Perkuat Kolaborasi

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 20:45 14 Redaksi

SEMARANG,Faktanusanara.co.id//— Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah agar tampil sebagai penggerak utama koperasi modern yang mampu memberi dampak langsung bagi ekonomi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dekopinwil Jawa Tengah yang baru, Sri Hartini, menyatakan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas sektor sebagai langkah strategis dalam menghidupkan kembali peran koperasi.

Pernyataan itu disampaikan dalam acara Pengukuhan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah sekaligus Rapat Kerja Wilayah yang berlangsung di Wisma Perdamaian, Selasa (14/4/2026).

Dalam sambutannya, Ferry menegaskan bahwa koperasi tidak cukup hanya sebatas memiliki legalitas formal, tetapi harus mampu beroperasi secara aktif dan produktif sehingga berkontribusi nyata terhadap perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Dekopin harus sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Koperasi. Tugas ini tidak ringan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sektor usaha koperasi melalui kolaborasi, termasuk mendampingi UMKM dalam proses seleksi produk, pembinaan, hingga akses pembiayaan agar dapat dipasarkan melalui jaringan koperasi desa dan kelurahan.

Menurutnya, koperasi harus hadir di sektor riil agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Menindaklanjuti hal tersebut, Sri Hartini mengungkapkan bahwa pihaknya akan memulai dengan pembenahan organisasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak.

“Kami akan memperkuat struktur internal sekaligus menjalin sinergi dengan pemerintah di semua level,” jelasnya.
Ia menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan, termasuk melalui integrasi program bersama pemerintah dan pemberdayaan UMKM.

Sri Hartini juga melihat kebijakan nasional yang kembali menempatkan koperasi sebagai prioritas sebagai peluang besar untuk mempercepat kebangkitan koperasi di daerah

“Ini saat yang tepat untuk mendorong koperasi lebih maju dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada,” tegasnya.

Ke depan, Dekopinwil Jawa Tengah akan mendorong koperasi masuk ke sektor produksi kebutuhan sehari-hari, seperti produk rumah tangga dan pangan olahan, guna memperluas dampak ekonomi sekaligus memperkuat industri kecil.

Penguatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga menjadi fokus, sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk masyarakat desa. Selain itu, akses pembiayaan melalui skema seperti LPDB diharapkan semakin terbuka bagi koperasi dan pelaku UMKM.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan kepengurusan baru, Dekopinwil Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi contoh koperasi modern yang inklusif dan kompetitif.

“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari kerja nyata. Koperasi harus bangkit dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Sri Hartini.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA