
Diduga Terjadi Perundungan di SMPN 14 Lubuk Linggau, Sekolah Mediasi Siswa dan Panggil Orang Tua

LUBUK LINGGAU, Faktanusantara.co.id// – Dugaan kasus bullying kembali muncul di dunia pendidikan. Kali ini mencuat dari SMP Negeri 14 Kota Lubuk Linggau setelah kabar kejadian tersebut tersebar di media sosial dan grup WhatsApp, Jumat 19 Juni 2026.
Kepala SMPN 14 Lubuk Linggau Hafis menyebut pihaknya langsung bertindak begitu menerima laporan. Siswa yang terlibat sudah dipanggil dan persoalan ditangani oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
“Kejadian hari ini sudah ditangani wakasek kesiswaan. Besok saya akan pantau langsung,” kata Hafis.

Ia menambahkan, siswa yang terlibat telah diberi pembinaan. Sekolah juga sudah membuat surat pernyataan tertulis agar insiden serupa tidak terulang.
“Anaknya sudah dipanggil dan didamaikan lewat perjanjian tertulis untuk tidak mengulangi. Luka lecetnya juga sudah diobati,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, sekolah berencana mengundang seluruh orang tua siswa yang terlibat untuk mediasi mencari jalan keluar terbaik.
“Besok kami undang semua orang tua karena kejadiannya baru hari ini,” jelasnya.
Namun, pernyataan itu dibantah salah satu orang tua siswa yang diduga menjadi korban. Ia menegaskan belum ada perdamaian seperti yang disampaikan sekolah.
“Belum sama sekali, Kak,” kata orang tua korban.
Menurutnya, korban masih mengalami luka akibat kejadian itu. Ia juga mempertanyakan dasar pernyataan damai dari pihak sekolah.
“Damai seperti apa? Antar siswanya saja belum saling menerima. Ini yang menginjak kepala anak saya,” ucapnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak sekolah menjadwalkan pertemuan dengan para orang tua untuk menyelesaikan masalah dan mencegah kejadian serupa terulang.
Kasus ini jadi pengingat bagi sekolah dan orang tua untuk bersama-sama mengawasi serta mencegah perundungan di lingkungan pendidikan, demi menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi semua siswa.
(Tim)
Tidak ada komentar