Jelang Idul Adha, Aktivitas Pasar Domba Bungbulang Garut Meningkat Tajam

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Mei 2026 18:48 4 Redaksi

Garut, Faktanusantara.co.id//, – Memasuki satu bulan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan kurban di Pasar Hewan Bungbulang, Kampung Citalun, Desa Bungbulang, Kabupaten Garut, mulai ramai dipadati pembeli dan pedagang dari berbagai daerah.

 

Pasar ternak yang biasanya berlangsung normal kini tampak lebih sibuk dengan banyaknya domba yang diperjualbelikan. Sejak pagi hari, para calon pembeli sudah berdatangan untuk mencari hewan kurban dengan kualitas terbaik.

 

Domba asal Bungbulang dikenal memiliki postur tubuh yang besar dan sehat sehingga banyak diminati masyarakat, termasuk pembeli dari luar Garut. Kondisi tersebut membuat permintaan hewan kurban mengalami peningkatan dibanding hari pasar biasa.

 

Ramainya transaksi membawa dampak positif bagi peternak dan pedagang setempat. Jumlah ternak yang masuk ke pasar disebut meningkat sekitar 40 hingga 50 persen. Harga domba pun beragam, mulai dari Rp2,5 juta hingga belasan juta rupiah tergantung ukuran dan kualitas hewan.

 

Selain pembeli perorangan, sejumlah pengepul juga terlihat mulai membeli dalam jumlah besar untuk dikirim ke beberapa kota sebagai persiapan kebutuhan Idul Adha.

Salah seorang pedagang, Abang (40), mengatakan pembeli tahun ini datang lebih awal dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, banyak masyarakat ingin mendapatkan stok domba terbaik sebelum harga semakin naik.

 

“Sekarang pembeli sudah ramai sejak jauh hari. Mereka mencari domba yang sehat dan posturnya bagus karena domba Bungbulang memang terkenal kualitasnya,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

 

Dalam memilih hewan kurban, pembeli biasanya memperhatikan kondisi kesehatan domba seperti mata yang jernih, bulu bersih, serta gerakan yang lincah. Selain itu, syarat syariat juga menjadi perhatian, seperti memastikan usia hewan sudah cukup dan tidak memiliki cacat fisik.

 

Pedagang menyarankan masyarakat datang lebih pagi, sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, agar memiliki lebih banyak pilihan hewan kurban sebelum dibeli pelanggan lain.

 

Menjelang Idul Adha, pemerintah daerah melalui dinas terkait juga biasanya melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin di area pasar guna memastikan ternak yang dijual aman dan bebas dari penyakit menular.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA