Mengenang Perjuangan Lahirnya Kota Lubuklinggau, Dr. Sambas Beberkan Kisah Pemekaran Daerah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Mei 2026 23:37 6 Redaksi

Lubuklinggau, Faktanusantara.co.id//, – Proses lahirnya Kota Lubuklinggau sebagai daerah otonom tidak terlepas dari perjuangan panjang sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan pada masa itu. Hal tersebut disampaikan mantan Pimpinan DPRD Musi Rawas periode 1999–2004, Dr.

 

Sambas, S.IP., S.H., M.H., saat mengenang perjalanan terbentuknya Kota Lubuklinggau yang resmi berdiri pada tahun 2001.

 

Dr. Sambas menuturkan bahwa dirinya bersama almarhum H. A. Karim AR dan H. Dedi Muchtar Aman tergabung dalam Presidium Pemekaran Kota Lubuklinggau.

 

Tim tersebut berperan aktif memperjuangkan pemisahan wilayah Lubuklinggau dari Kabupaten Musi Rawas agar menjadi daerah otonom yang mandiri.

Menurutnya, upaya pemekaran kala itu menghadapi berbagai tantangan.

 

Selain membutuhkan kerja keras dan pemikiran yang matang, perjuangan tersebut juga dilakukan dengan dukungan dana pribadi para penggagas tanpa bantuan dari pihak lain.

 

“Perjalanan menuju terbentuknya Kota Lubuklinggau bukanlah hal yang sederhana. Banyak dinamika dan perbedaan pandangan yang harus dihadapi saat itu,” ungkap Dr. Sambas.

 

Ia menjelaskan, berbagai hambatan, termasuk tekanan dan ancaman, sempat mewarnai proses perjuangan tersebut. Namun, semangat untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat menjadi motivasi utama bagi para pejuang pemekaran.

 

Lebih lanjut, Dr. Sambas menilai berdirinya Kota Lubuklinggau merupakan hasil kolaborasi dan pengorbanan banyak pihak yang memiliki visi sama, yakni mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Setelah lebih dari 20 tahun berdiri sebagai kota otonom, ia berharap Lubuklinggau terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus diimbangi dengan terciptanya lingkungan yang bersih, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

 

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan semangat gotong royong, ia optimistis Kota Lubuklinggau dapat semakin berkembang dan menjadi daerah yang maju serta berdaya saing.

 

  • “Semoga Kota Lubuklinggau terus tumbuh menjadi kota yang lebih baik dan masyarakatnya tetap menjaga kekompakan demi kemajuan bersama,” pungkasnya.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA