Tanjakan Silayur Rawan Kecelakaan, Warga Hidupkan Kembali Tradisi Ruwatan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Apr 2026 08:26 13 Redaksi

Semarang, Faktanusantara.co.id// – Ruas jalan menanjak di kawasan Silayur, Kelurahan Bringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, kembali menjadi perhatian warga karena seringnya terjadi kecelakaan.

Lokasi tersebut bahkan kerap diperbincangkan di media sosial karena dinilai berbahaya bagi pengendara.
Dalam beberapa tahun terakhir, insiden di jalur ini terus berulang, mulai dari pengendara sepeda motor yang terjatuh di tikungan hingga kendaraan besar seperti truk yang mengalami gangguan rem dan berujung fatal. Kondisi ini membuat masyarakat sekitar merasa perlu melakukan upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Sejumlah warga menyebut, beberapa korban mengaku mengalami hal tidak biasa sebelum kejadian, seperti merasa jalan tiba-tiba lurus atau melihat sesuatu melintas di jalan. Meski demikian, warga tetap memandang pentingnya kehati-hatian serta kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut.

Sebagai bentuk ikhtiar, masyarakat RW 04 Silayur Lawas Duwet berinisiatif menghidupkan kembali tradisi sedekah bumi dan pertunjukan wayang sebagai bagian dari ruwatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana doa bersama sekaligus melestarikan budaya lokal.

Ketua RW 04, Asrondi, menjelaskan bahwa tradisi tersebut terakhir kali dilaksanakan sekitar tahun 1980. Sebelumnya, kegiatan rutin itu diprakarsai oleh tokoh setempat dan berlangsung selama beberapa tahun sebelum akhirnya terhenti.

Ia menambahkan, pelaksanaan sedekah bumi akan dikemas secara sederhana dengan tumpengan dan doa bersama, tanpa unsur-unsur yang bertentangan dengan nilai keagamaan masyarakat setempat.

Rencana tersebut juga telah mendapatkan persetujuan dari para tokoh dan sesepuh wilayah Silayur. Menurut Asrondi, kegiatan ini bukan semata dikaitkan dengan kondisi jalan, melainkan sebagai bentuk doa bersama demi keselamatan sekaligus menghidupkan kembali tradisi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia, Supadi, menyampaikan bahwa awalnya kegiatan ini dirancang untuk lingkup internal warga. Namun, karena mendapat respons positif, acara tersebut akan dibuka untuk masyarakat luas.

Rangkaian kegiatan nantinya dipusatkan di Lapangan Voli RT 02 RW IV Silayur Lawas Duwet. Selain itu, panitia juga akan melibatkan pelaku usaha kecil agar kegiatan ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA