Warga Bandarkedungmulyo Protes Aktivitas Proyek Industri, Desak Audit Pemerintah Desa

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 13:19 10 Admin Faktanusantara

JOMBANG, Faktanusantara.co.id// – Warga Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang kembali menyuarakan penolakan terhadap aktivitas truk pengurukan dan pembangunan kawasan industri di desanya.
Aksi berlangsung Selasa 12/5/2026, dipicu kekecewaan masyarakat atas dampak proyek yang dinilai mengganggu lingkungan dan aktivitas sehari-hari.

Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Desa Bandarkedungmulyo memblokir akses menuju lokasi pabrik dan area pengurukan. Mereka memasang pembatas jalan untuk menghentikan lalu lalang truk proyek yang dianggap meresahkan.
Aksi sempat memanas ketika petugas Polres Jombang membuka pembatas yang dipasang warga. Terjadi adu argumen antara massa dan aparat di lokasi.

Warga mengaku sudah lama menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan, debu, pencemaran lingkungan, hingga dugaan pelanggaran aturan pembangunan industri. Namun menurut mereka, keluhan tersebut tidak mendapat tindak lanjut dari pemerintah desa.
“Suara warga seperti tidak didengar. Saat kami mengeluh, pemerintah desa justru terkesan lebih membela perusahaan,” kata salah satu peserta aksi.

Muncul pula dugaan adanya kepentingan tertentu di balik kelancaran pembangunan pabrik di wilayah tersebut. Masyarakat menilai proses perizinan dan kebijakan desa terlalu memudahkan investor tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan.
“Kami meminta semua proses dibuka secara transparan agar jelas apakah ada penyimpangan atau tidak,” ujar warga lainnya.

Warga berencana mengajukan permohonan audit terhadap Pemerintah Desa Bandarkedungmulyo kepada Pemerintah Kabupaten Jombang. Audit diharapkan melibatkan DPMD dan Inspektorat Kabupaten Jombang untuk menelusuri kebijakan terkait pembangunan kawasan industri dan perusahaan asing di desa tersebut.

Ketua FKMD, Jatmiko Dwi Utomo, menyebut aksi ini merupakan akumulasi kekecewaan warga yang sudah lama dipendam. Ia menyebut masyarakat sebelumnya sempat mendukung pembangunan pabrik di Dusun Kedungasem, termasuk pelebaran jalan akses. Namun menurutnya, dukungan itu tidak dibalas dengan kebijakan yang berpihak pada warga.
“Hari ini masyarakat sudah tidak bisa menahan kekecewaan dan menyalurkannya melalui aksi,” tegas Jatmiko.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Bandarkedungmulyo belum memberikan keterangan resmi. Polisi masih berupaya memfasilitasi mediasi antara warga dan pihak perusahaan guna meredam ketegangan.
(Tim)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA