Kecelakaan Beruntun di Purworejo Libatkan Bus TransJateng, Satu Pemotor Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Apr 2026 17:39 6 Redaksi

Purworejo, Faktanusantara.co.id//– Insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan bus TransJateng terjadi di kawasan Simpu, Ketosari, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (12/4/2026). Peristiwa tersebut menelan korban jiwa satu orang pengendara sepeda motor yang meninggal di lokasi kejadian.

Perwakilan pengelola TransJateng wilayah Purworejo, Darminto, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat bus melaju dari arah Purworejo menuju Magelang. Di depannya, sebuah sepeda motor tiba-tiba berhenti diduga karena ada hewan melintas di jalan.

Untuk menghindari benturan, pengemudi bus berusaha menghindar dengan membelokkan kendaraan. Namun dari arah berlawanan muncul mobil pikap L300 sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Dalam waktu bersamaan, sepeda motor lain yang berada di belakang ikut terlibat dalam rangkaian kecelakaan tersebut.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor yang berada di belakang mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.
Darminto menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban.

Pihaknya juga telah memberikan perhatian dengan menghadiri pemakaman serta menyalurkan bantuan.
Ia menambahkan, lokasi kejadian tergolong rawan karena berada di jalur dengan kondisi berbahaya, termasuk kedekatan dengan jurang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan serius.

Terkait keselamatan, pihak operator menegaskan telah melakukan pembinaan rutin kepada para pengemudi. Setiap pelanggaran, terutama yang membahayakan, akan ditindak tegas.

Selain itu, seluruh pengemudi TransJateng diwajibkan memiliki SIM B1 Umum dan menjalani masa evaluasi sebelum bertugas penuh.

Operasional layanan di wilayah Purworejo dan Magelang saat ini didukung belasan armada yang melayani masyarakat setiap hari.

Menanggapi keluhan warga mengenai perilaku pengemudi, pihak operator memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti. Disiplin kerja menjadi perhatian utama, termasuk larangan keras terhadap pelanggaran seperti konsumsi minuman beralkohol saat bertugas.

Operator berharap seluruh pengemudi dapat meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama serta terus menjaga kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.
(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA