
GARUT, Faktanusantara.co.id// – Warga Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng digegerkan kebakaran dapur Makan Bergizi Gratis pada Kamis dini hari 14/5/2026 sekitar pukul 01.40 WIB.
Asap tebal tiba-tiba membumbung dari dapur yang berada di Kampung Citugu RT 002 RW 012, Desa Tanjungjaya, dan membuat warga panik karena lokasinya berdekatan dengan permukiman.

Menurut saksi di lokasi, api awalnya kecil namun cepat membesar dibantu angin kencang.
“Awalnya hanya asap, tapi tiba-tiba api langsung membesar. Kami panik karena di dalam ada banyak tabung gas,” ujar warga yang berada di tempat kejadian.
Upaya pemadaman dengan alat seadanya sempat dilakukan warga, namun api terus membesar dan mengancam merambat ke bangunan utama.
Beruntung, tim Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang tiba dengan cepat dan langsung melakukan pemadaman di titik pusat api agar tidak menyentuh tabung gas dan instalasi listrik.
Petugas berhasil menjinakkan api di area plafon dalam hitungan menit, lalu melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara tersisa.
Berkat respon cepat, bangunan utama dapat diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting pada exhaust fan dapur yang bekerja terus-menerus. Meski bagian belakang dapur MBG mengalami kerusakan cukup berat, kesiapsiagaan petugas mendapat apresiasi warga.
“Kalau Damkar telat sedikit saja, ceritanya bisa berbeda. Kami berterima kasih atas respon cepat mereka,” kata tokoh masyarakat setempat.
Saat ini lokasi masih diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara aktivitas dapur dihentikan sementara untuk pembersihan puing.
Kepala Damkar UPT Wilayah 2 Bungbulang, Yaumal Asri, S.E., mengimbau seluruh unit dapur MBG SPPG melengkapi APAR dan memberikan pelatihan pemadaman dini kepada karyawan.
“Keamanan dapur adalah prioritas. Dengan alat yang memadai dan karyawan terlatih, kita bisa mencegah bencana sejak awal,” ujarnya.
Pemadaman juga dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, Redkar, unsur desa, dan warga setempat.
Kerugian ditaksir sekitar Rp500 juta, tanpa korban luka maupun jiwa.
(Tim)
Tidak ada komentar