Proyek Betonisasi Jalan di Desa Kemuning Jadi Sorotan, Transparansi dan Kualitas Dipertanyakan

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 21:51 17 Redaksi

Kabupaten Serang, Faktanusantara.co.id//, – Pekerjaan betonisasi jalan lingkungan di Desa Kemuning, RT 04/RW 02, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, yang saat ini masih berlangsung mendapat perhatian dari masyarakat dan sejumlah pihak. Sorotan muncul karena proyek tersebut tidak dilengkapi Papan Informasi Proyek (PIP) di lokasi pekerjaan.

 

Ketiadaan papan informasi membuat warga dan awak media kesulitan memperoleh informasi terkait nilai anggaran, sumber dana, pelaksana kegiatan, maupun waktu pelaksanaan proyek. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai aspek keterbukaan informasi publik dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

 

Saat ditemui di lokasi, Arif yang mengaku sebagai pengawas lapangan menjelaskan bahwa pekerjaan yang sedang dilaksanakan merupakan kegiatan pemeliharaan jalan.

 

Menurutnya, proyek tersebut tidak memasang papan informasi. Ia juga menyarankan agar informasi lebih lanjut dikonfirmasi kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang selaku penanggung jawab kegiatan.

 

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat dugaan bahwa kualitas beton yang digunakan belum memenuhi standar yang diharapkan.

 

Beberapa pihak menilai campuran beton terlihat kurang padat dan ketebalan pengecoran dinilai relatif tipis, sehingga dikhawatirkan dapat memengaruhi ketahanan jalan dalam jangka panjang.

 

Namun demikian, penilaian teknis tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

 

Upaya konfirmasi kepada DPUPR Kabupaten Serang juga telah dilakukan.

Salah satu pejabat bidang terkait yang dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp hingga berita ini disusun belum memberikan penjelasan rinci mengenai pelaksanaan maupun spesifikasi teknis proyek betonisasi tersebut.

 

Sementara itu, Maman, seorang aktivis di Kabupaten Serang, menyatakan akan meminta klarifikasi kepada instansi terkait. Ia juga berencana mengirimkan surat kepada dinas yang berwenang agar dilakukan pengecekan ulang terhadap mutu pekerjaan dan kualitas material yang digunakan pada proyek tersebut.

 

Menurutnya, evaluasi diperlukan guna memastikan pekerjaan infrastruktur yang dibiayai oleh anggaran pemerintah benar-benar sesuai dengan ketentuan teknis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA