Danrem 072/Pamungkas Hadiri Forum Koordinasi Forkopimda dan Kepala Daerah se-Jawa Bali di Yogyakarta

waktu baca 2 menit
Kamis, 4 Jun 2026 22:55 5 Redaksi

Yogyakarta, Faktanusantara.co.id//, – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menghadiri kegiatan rapat koordinasi dan silaturahmi antara pemerintah pusat dengan kepala daerah serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) wilayah Jawa dan Bali.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Pertemuan yang digelar Kementerian Dalam Negeri itu menghadirkan sejumlah pejabat nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).

 

Acara diikuti sekitar seratus peserta yang terdiri dari kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, sekretaris daerah, dan berbagai pemangku kepentingan dari kawasan Jawa dan Bali.

 

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya menegaskan bahwa Jawa dan Bali memiliki peran strategis sebagai pusat berbagai aktivitas nasional.

 

Oleh sebab itu, kondisi keamanan dan stabilitas politik harus terus dijaga melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan Forkopimda guna mendukung pembangunan serta menjaga persatuan bangsa.

 

Dalam forum tersebut, Mendagri juga memperkenalkan program Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026. Penghargaan tersebut akan diberikan kepada daerah yang menunjukkan capaian terbaik dalam pengendalian inflasi, pengurangan angka pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta penerapan skema pembiayaan inovatif.

 

Program ini diharapkan menjadi motivasi bagi daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti turut memaparkan perkembangan kondisi sosial dan ekonomi di wilayah Jawa dan Bali.

 

Paparan tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, kondisi ketenagakerjaan, hingga tantangan demografi akibat meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di beberapa daerah.

 

Berdasarkan data yang disampaikan BPS, kinerja ekonomi wilayah Jawa dan Bali pada triwulan pertama tahun 2026 masih menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan berada di atas rata-rata nasional.

 

Meski demikian, setiap daerah tetap menghadapi tantangan yang berbeda dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas lapangan kerja, dan mengurangi angka kemiskinan.

 

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah di sektor perumahan.

 

Beberapa di antaranya adalah peningkatan target pembangunan rumah hingga ratusan ribu unit, percepatan renovasi rumah masyarakat, serta implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk mendukung pelaku usaha konstruksi, pengembang, dan toko material bangunan.

 

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen terkait dalam menjaga stabilitas wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan program-program nasional berjalan secara optimal.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA