FMP3 Garut Selatan Desak DPRD Segera Jadwalkan Ulang Audiensi Infrastruktur

waktu baca 2 menit
Rabu, 10 Jun 2026 22:55 5 Redaksi

Garut, Faktanusantara.co.id//, – Forum Masyarakat Pemerhati Pembangunan dan Pertanian (FMP3) Garut Selatan menyampaikan kekecewaannya atas tertundanya agenda audiensi dengan DPRD Kabupaten Garut yang sebelumnya direncanakan membahas berbagai persoalan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Garut.

 

Menurut FMP3, audiensi yang semula dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026, tidak dapat terlaksana setelah adanya informasi dari Sekretariat DPRD yang menyebutkan bahwa sejumlah pimpinan dan anggota dewan sedang menjalankan tugas luar daerah.

 

Kondisi tersebut membuat pertemuan yang telah dipersiapkan masyarakat terpaksa ditunda.

 

Dalam agenda tersebut, FMP3 berencana menyampaikan sejumlah temuan terkait pembangunan di Garut Selatan. Beberapa isu yang akan dibahas antara lain kondisi infrastruktur yang dinilai belum optimal, pelaksanaan proyek pembangunan, proses pengadaan, kualitas pekerjaan fisik, hingga aspek mitigasi bencana pada sejumlah program pembangunan pemerintah.

 

Ketua FMP3 Garut Selatan, Miftah Hussalam, menilai persoalan infrastruktur di wilayah selatan membutuhkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan.

 

Ia menyebut berbagai permasalahan yang masih dirasakan masyarakat, seperti kerusakan jalan, jaringan irigasi yang belum berfungsi maksimal, serta sejumlah proyek yang pengerjaannya berjalan lambat.

 

“Harapan kami, persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dapat menjadi prioritas. Audiensi ini penting agar aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung kepada DPRD,” ujar Miftah.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FMP3 Garut Selatan, Jajan Nurjaman atau yang akrab disapa Ceng H. Djanu, meminta DPRD segera memberikan kepastian terkait jadwal baru audiensi tersebut.

 

Menurutnya, pihaknya telah menyiapkan berbagai data dan dokumentasi yang akan disampaikan dalam forum resmi.

 

“Kami berharap ada penjadwalan ulang dalam waktu dekat sehingga berbagai masukan dan temuan yang kami miliki dapat dibahas bersama secara terbuka dan konstruktif,” katanya.

 

Senada dengan itu, Humas FMP3 Garut Selatan, Hendi Heryana, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya akan terus mengawal berbagai persoalan pembangunan yang menjadi perhatian masyarakat.

 

Ia berharap DPRD dapat membuka ruang komunikasi yang lebih intensif dengan warga dan elemen masyarakat sipil.

 

Menurut Hendi, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pembangunan merupakan bagian penting untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat yang optimal bagi warga.

 

FMP3 juga menyatakan akan terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan pembangunan melalui jalur dialog dan mekanisme yang berlaku.

 

Mereka berharap audiensi yang tertunda dapat segera terlaksana agar berbagai aspirasi masyarakat Garut Selatan memperoleh tindak lanjut yang jelas.

 

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari DPRD Kabupaten Garut terkait jadwal pengganti audiensi yang diajukan oleh FMP3 Garut Selatan.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA