_Hadiri Panen Tebu Serentak, Danrem 072/Pamungkas Dukung Gerakan Ketahanan Pangan TNI_

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 21:10 14 Redaksi

BANTUL, FAKTANUSANTARA.CO.ID// – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, http://S.Sos., http://M.Si., http://M.Sc., menghadiri kegiatan Panen Raya Tebu Serentak yang dipusatkan di Lapangan Aeromodelling Lanud Adisutjipto Blok V, Banguntapan, Bantul, Jumat 16 Juli 2026.

Panen raya ini dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara simbolis dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, dan digelar serentak secara daring di 43 titik lokasi di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional dengan melibatkan tiga matra TNI.

Dalam sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., http://M.Si., menjelaskan pada sektor tebu, TNI Angkatan Udara bersinergi dengan pihak swasta dan asosiasi petani mendampingi lahan seluas 236.048 hektare pada musim panen 2026. Dari luas tersebut, potensi produksinya mencapai 1,36 juta ton atau berkontribusi 45,05 persen terhadap target gula nasional 2026.

“Guna meningkatkan produksi hingga Juni 2026, telah dibuka lahan baru di lahan milik TNI Angkatan Laut dan lahan di daerah seluas 3.110 hektare di tujuh wilayah, dengan estimasi hasil 5.287 ton. Hal ini akan memperkuat kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan impor,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga menyampaikan pada sektor padi, TNI Angkatan Darat mendampingi panen seluas 479.659 hektare di bulan Juli 2026. Sejak Januari hingga Juni 2026, total luas panen mencapai 6,26 juta hektare dengan produksi yang signifikan untuk memperkuat kemandirian pangan dan mendorong perekonomian bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Presiden RI H. Prabowo Subianto dalam arahannya mengapresiasi pelaksanaan panen raya TNI terintegrasi yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini membuktikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tugas Kementerian Pertanian, melainkan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

Presiden menegaskan TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat yang harus selalu bersama rakyat. Menjadi kewajiban semua komponen untuk bersatu dan mengambil langkah nyata dalam mengatasi kesulitan rakyat.

“Mari kita bersatu mengamankan kekayaan Indonesia agar rakyat bisa menikmati hasilnya, meskipun akan ada yang melawan. Kita merdeka melalui perjuangan dengan darah dan air mata,” tegas Presiden.

Di akhir arahannya, Presiden menekankan target swasembada pangan sudah tercapai, swasembada energi sedang dikejar, dan swasembada air terus diupayakan. Pemerintah juga akan terus menindak praktik ilegal dan permainan dagang ilegal dengan tekad kuat mencapai cita-cita bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, Danlanal Yogyakarta Kolonel Laut (P) Hendra Siregar, Wakil Bupati Sleman, Wakil Bupati Gunungkidul, serta tamu undangan lainnya.

_(Penrem 072/Pamungkas)_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA