AMPP Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Tolak Banding dan Proses Pidana Kompol Dedi Kurniawan

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2026 23:30 4 Admin Faktanusantara

NASIONAL, Faktanusantara.co.id// – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Pecinta Polri menggelar aksi damai di depan gerbang Mabes Polri, Selasa 26 Mei 2026 siang.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, sekaligus menuntut agar permohonan banding Kompol Dedi Kurniawan ditolak dan proses hukum pidana terhadapnya dilanjutkan.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Sukri Soleh Sitorus menyatakan pemecatan yang telah dijatuhkan Polri merupakan keputusan tepat dan harus dipertahankan.
Menurutnya, pelanggaran berat yang dilakukan Kompol Dedi, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perbuatan asusila, dugaan penyalahgunaan wewenang, hingga rekayasa kasus, telah merusak citra dan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Kami menolak upaya banding dan pembelaan Kompol Dedi Kurniawan.
Ia tidak hanya melakukan kesalahan biasa, tetapi serangkaian tindakan tercela yang sudah viral dan tercatat jelas.
Keputusan PTDH harus tetap berlaku dan tidak boleh dibatalkan,” tegas Sukri di hadapan massa yang membawa spanduk bertuliskan “Tolak Banding & Pidanakan Dedi Kurniawan” dan “Polri Bersih, Bebas Buah Busuk”.

AMPP menilai sanksi pemecatan saja belum cukup.
Oknum tersebut harus diproses secara pidana agar ada pertanggungjawaban hukum yang tuntas dan menjadi peringatan bagi anggota lain agar tidak melakukan pelanggaran serupa.

“Kami turun ke jalan bukan karena anti-Polri, justru karena peduli dan ingin Polri bersih serta dipercaya masyarakat.
Kalau hanya diberhentikan tanpa proses pidana, di mana rasa keadilan dan efek jera bagi oknum lain?
Kasus ini harus tuntas agar kepercayaan publik pulih,” tambahnya.

Massa juga menyoroti kasus Rahmadi yang diduga menjadi korban rekayasa kasus dan penyiksaan oleh tim dari oknum tersebut.
AMPP meminta Kapolri meninjau ulang perkara itu, mengungkap kebenaran, memulihkan nama baik Rahmadi, dan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam pelanggaran HAM.

“Jangan biarkan kebenaran dikalahkan kekuasaan.
Polri milik rakyat, bukan milik oknum.
Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujar Sukri menutup orasinya.

Aksi berlangsung tertib selama kurang lebih dua jam dengan pengamanan ketat.
Perwakilan AMPP dan tim hukum Rahmadi akhirnya diterima masuk ke lingkungan Mabes Polri untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.
(Tim)

Admin Faktanusantara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA