Danrem 072/Pamungkas Ikuti Malam Penghargaan Kepala Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026

waktu baca 3 menit
Jumat, 5 Jun 2026 17:20 11 Redaksi

Sleman, Faktanusantara.co.id//, – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., menghadiri Malam Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Marriott Yogyakarta, Condongcatur, Kabupaten Sleman, Kamis (4/6/2026) malam.

 

Agenda tersebut menjadi wadah pemberian penghargaan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang dinilai berhasil mencatatkan capaian positif dalam pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Sejumlah pejabat nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, pimpinan Komisi II dan Komisi IV DPR RI, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Mohammad Andhy Kusuma, serta para kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Jawa dan Bali.

 

Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan tidak hanya diukur melalui jumlah penghargaan yang diperoleh, melainkan dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Indikator tersebut mencakup stabilitas harga kebutuhan pokok, peningkatan kesempatan kerja, penurunan angka kemiskinan, hingga perbaikan layanan kesehatan.

 

Presiden Direktur Metro TV, Arief Suditomo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan.

 

Ia berharap capaian daerah yang memperoleh penghargaan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam meningkatkan kinerja pemerintahan.

 

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan menggunakan data statistik yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).

 

Penilaian difokuskan pada empat aspek utama, yakni pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, pengurangan angka pengangguran, serta pengendalian inflasi dan pengelolaan pembiayaan kreatif daerah.

 

Menurut Tito, penerapan sistem penilaian berbasis wilayah regional bertujuan menciptakan persaingan yang lebih seimbang dan objektif antardaerah dengan karakteristik yang relatif serupa.

 

“Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang mampu menunjukkan hasil kerja nyata bagi masyarakat. Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ini juga diharapkan mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai daerah,” ungkap Tito.

 

Pada kesempatan yang sama, Menko Polkam Djamari Chaniago mengajak seluruh kepala daerah menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

 

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama dan sinergi antarunsur Forkopimda untuk mendukung pembangunan daerah yang berkesinambungan.

 

Melalui penyelenggaraan penghargaan ini, pemerintah berharap seluruh daerah semakin terdorong menghadirkan kebijakan dan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa dalam mendukung kemajuan Indonesia.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA