Didesak Copot Kades Gunung Malintang, Buntut Dugaan Penganiayaan di Dusun Balakka Padang Lawas

waktu baca 2 menit
Rabu, 5 Agu 2026 21:07 334 Redaksi

PADANG LAWAS, Faktanusantara.co.id//– Aktivis Sumatera Utara sekaligus demisioner Ketua MPM Universitas Al Washliyah (UNIVA) Medan, Ismail Siregar, mendesak Bupati Padang Lawas mencopot Kepala Desa Gunung Malintang jika terbukti terlibat dalam kasus dugaan penganiayaan yang dinilai melanggar ketentuan hukum.

Desakan itu disampaikan menyusul mencuatnya dugaan kasus penganiayaan di Dusun Balakka, Desa Gunung Malintang, Kecamatan Barumun Tengah, pada Sabtu pagi, 1/8/2026.

Menurut Ismail, peristiwa yang telah dilaporkan ke kepolisian tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap dua korban, yaitu Munir dan Erwinsyadana Harahap (Kepala Desa Janji Matogu), secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Apabila benar oknum kepala desa terlibat dalam dugaan tindak kekerasan, maka Bupati Padang Lawas harus mengambil sikap tegas sesuai kewenangannya. Jangan sampai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tercoreng akibat ulah oknum,” tegas Ismail.

Selain itu, Erwin Syahdana Harahap sempat memberikan pernyataan di media yang menceritakan dugaan pengeroyokan terhadap dirinya bersama sejumlah pekerja saat berada di lokasi perkebunan pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Saat ini para korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Barumun Tengah dan perkara disebut telah memasuki tahap penyidikan.

Ismail juga meminta Bupati Padang Lawas tidak menunggu perkara berkekuatan hukum tetap untuk melakukan evaluasi administratif apabila terdapat indikasi pelanggaran etika jabatan. Menurutnya, pemerintah daerah bertanggung jawab menjaga wibawa pemerintahan desa dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik.

Beberapa saksi disebut melihat Kepala Desa Gunung Malintang, Raja Oloana Siregar, ikut dalam rombongan yang menyerang dan menganiaya dua korban. Selain itu Kades Gunung Malintang diduga membawa benda tumpul saat kejadian, berdasarkan bukti foto dan video yang beredar.

Dengan kejadian ini diharapkan kepolisian dapat bekerja objektif dengan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, sehingga perkara dapat diselesaikan secara adil sesuai ketentuan hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Gunung Malintang Raja Oloana Siregar belum dapat dihubungi dan belum memberikan konfirmasi terkait kasus yang diduga melibatkan dirinya.

*(Tim)*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA