Enam Dapur SPPG di Gunungsari Disorot, Pelaku UMKM Lokal Mengaku Belum Dilibatkan

waktu baca 2 menit
Kamis, 18 Jun 2026 22:39 6 Redaksi

Gunungsari, Banten, Faktanusantara.co.id//, – Keberadaan enam dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Gunungsari mendapat sorotan dari sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Mereka menilai program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian warga setempat.

 

Menurut sejumlah pelaku usaha, hingga saat ini pasokan bahan baku, jasa katering, maupun produk pendukung lainnya untuk kebutuhan dapur SPPG masih didominasi oleh pihak dari luar wilayah Gunungsari.

 

Kondisi tersebut dinilai membuat potensi perputaran ekonomi lokal belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap dapur SPPG memiliki kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar yang berpotensi menciptakan peluang usaha bagi petani, peternak, pelaku kuliner, serta UMKM lainnya di tingkat kecamatan maupun desa.

 

Para pelaku UMKM mengaku siap memenuhi kebutuhan program tersebut, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas produksi.

 

Namun mereka menyebut belum pernah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti proses pengadaan atau seleksi sebagai mitra penyedia.

 

“Dapurnya berada di Gunungsari dan penerima manfaatnya juga masyarakat sekitar. Karena itu kami berharap pelaku usaha lokal dapat diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi sebagai pemasok kebutuhan program,” ujar Gunawan, salah satu pelaku UMKM di Kecamatan Gunungsari.

 

Sejumlah pihak berharap pengelola program dapat membuka akses informasi yang lebih transparan terkait mekanisme pemilihan vendor dan mitra kerja.

 

Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku usaha lokal memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi.

 

Selain itu, pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan dapat melakukan pendampingan serta pengawasan agar program SPPG tidak hanya memberikan manfaat bagi peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.

 

Dengan keterlibatan UMKM lokal, program SPPG diharapkan dapat memberikan dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian warga Gunungsari melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah.

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA